• Fitur
    Pembelian Penjualan Keuangan Persediaan Manufaktur Laporan HRIS Multi Cabang WA Assistant Semua fitur →
  • Harga
  • Partner
  • Blog
  • Bantuan
Masuk Daftar Masuk Sebagai Tamu
  • Navbar :
  • Fitur
    • Pembelian
    • Penjualan
    • Keuangan
    • Persediaan
    • Manufaktur
    • Laporan
    • HRIS
    • Multi Cabang
    • WA Assistant
    • Semua fitur →
  • Harga
  • Partner
  • Blog
  • Bantuan
Fitur Keuangan

Keuangan

Laporan keuangan lengkap dan detail, disusun secara akuntable mudah dipahami. Sudah mendukung untuk laporan per pajakan, Export csv untuk kebutuhan import E-Faktur.

Coba Gratis 14 Hari Lihat Harga
Akun Pengaturan Akun Saldo Kas Journal Penerimaan Kas Pengeluaran kas Mutasi kas Buku Besar Neraca Laba dan Rugi
01

Akun

Akun

Sering bingung akun mana yang dipakai untuk mencatat transaksi dan menyusun laporan?

Di banyak usaha, catatan keuangan berjalan apa adanya. Hari ini catat kas masuk, besok biaya ongkir, minggu depan beli stok—tapi ketika waktunya menutup bulan, Anda kebingungan: akun apa saja yang seharusnya ada, bagaimana menamainya, dan di mana melihat daftarnya. Tanpa daftar akun yang jelas, jurnal campur aduk, buku besar sulit ditelusuri, dan laporan keuangan terasa tidak nyambung dengan aktivitas harian.

Situasi makin repot ketika bisnis tumbuh. Kode akun berbeda antara cabang, nama akun mirip tapi artinya lain, dan tidak ada satu tempat yang menjadi rujukan. Akibatnya, transaksi kasir, pembelian, dan pengeluaran kas sulit dihubungkan ke laporan neraca dan laba rugi. Tim keuangan habis waktu mengoreksi, bukan menganalisis.

Fitur Akun di Marlin (Bagan Akun/COA) membantu Anda menata fondasi pembukuan dari awal. Anda bisa melihat dan mengelola daftar akun dari satu layar: menambahkan akun baru dengan kode yang rapi, mengatur status akun (Debit) dan jenis akun (Neraca), menyalin template awal, serta impor/ekspor daftar akun. Dengan fondasi ini, pencatatan jurnal, kas masuk/keluar, buku besar, neraca, dan laba rugi di modul Keuangan menjadi konsisten dan mudah dipahami.

Apa yang Bisa Anda Lakukan

Melihat dan mengelola daftar akun dari satu layar

Pada halaman Akun, Anda melihat panel "Data Akun" dengan daftar yang menampilkan kolom Akun dan Saldo. Di bagian atas daftar tersedia tombol-tombol tindakan: Import Akun, Export Akun, Copy Template, Hapus Seluruh Data, serta tombol Tambah untuk membuat akun baru. Ada juga tautan Tampilkan Bawaan di kanan atas halaman. Semua tindakan inti untuk menata COA terkumpul di layar ini sehingga Anda tidak perlu berpindah menu untuk pekerjaan dasar.

Kemudahan ini penting agar struktur akun menjadi standar yang disepakati: kas, bank, penjualan, persediaan, beban, dan lain-lain. Ketika semua orang di tim mengacu pada daftar yang sama, kesalahan klasifikasi berkurang dan pelacakan transaksi ke laporan menjadi jauh lebih cepat. Anda bisa mulai kosong lalu menyusun, atau menggunakan template sebagai titik awal.

Berikut contoh tampilan daftar akun dengan tombol tindakan di atasnya.

Bagan Akun (COA) - tampilan halaman
Bagan Akun (COA) - tampilan halaman

Menambahkan akun baru dengan kode, nama, dan deskripsi yang jelas

Ketika Anda menekan tombol Tambah, formulir "Tambah Data Akun" akan terbuka. Formulir ini berisi kolom Kode (contoh: 0001), Nama (contoh: Ppn), Deskripsi (contoh: Pajak), serta pilihan Status Akun dan Jenis Akun. Setelah diisi, tekan Kirim untuk menyimpan. Struktur ini mendorong Anda membuat kode yang berurutan dan nama akun yang mudah dikenali oleh tim operasional maupun keuangan.

Pemberian kode/nama yang konsisten akan memudahkan pencarian di jurnal dan buku besar. Misalnya, Anda bisa membuat kode berurutan untuk kas/bank, lalu kelompok penjualan, biaya, dan seterusnya (ini hanya ilustrasi). Deskripsi membantu membedakan akun yang mirip, sehingga saat menginput transaksi, pengguna tidak ragu memilih akun yang benar.

Beginilah tampilan formulir ketika menambah akun baru.

Bagan Akun (COA) - langkah 3
Bagan Akun (COA) - langkah 3

Menetapkan Status Akun dan Jenis Akun sejak awal

Di dalam formulir, Anda dapat memilih Status Akun dan Jenis Akun. Pada contoh tampilan, Status Akun terisi Debit dan Jenis Akun terisi Neraca. Penetapan ini memastikan akun memiliki karakter yang tepat sesuai praktik pembukuan Anda. Status Akun membantu menandai sisi normal saldo akun, sementara Jenis Akun membantu pengelompokan untuk pelaporan.

Kenapa ini krusial? Karena akun yang benar penempatannya akan memudahkan konsolidasi laporan seperti neraca dan laba rugi. Tim kasir atau akuntan tidak perlu menebak-nebak lagi: akun kas, persediaan, piutang, penjualan, maupun beban sudah jelas arahnya. Hasilnya, saat data ditarik ke jurnal, buku besar, neraca, dan laba rugi di modul Keuangan, struktur laporan menjadi konsisten dan mudah ditinjau.

Mengimpor daftar akun agar cepat mulai

Jika Anda sudah memiliki daftar akun sebelumnya (misalnya dari spreadsheet internal), tombol Import Akun memudahkan memindahkannya ke Marlin tanpa entri satu per satu. Anda bisa menyiapkan file sesuai kebutuhan, lalu melakukan impor dari layar yang sama.

Manfaat praktisnya: transisi lebih cepat. Misalnya, Anda membuka cabang baru atau memindahkan pencatatan ke sistem terpusat. Dengan impor, kode dan nama akun tetap sama sehingga tidak membingungkan tim. Setelah impor, Anda tetap bisa menambahkan akun baru lewat tombol Tambah bila ada kebutuhan khusus.

Mengekspor daftar akun untuk backup, audit, atau peninjauan

Tombol Export Akun memungkinkan Anda mengekspor daftar akun yang ada. Ekspor bermanfaat untuk arsip cadangan, dibagikan ke konsultan akuntansi, atau ditinjau manajemen sebelum periode berjalan.

Dari sisi operasional, ekspor membantu menjaga konsistensi antar unit. Misalnya, Anda ingin memastikan semua cabang menggunakan susunan akun yang sama (ini contoh). Cukup ekspor daftar dari pusat, tinjau, lalu gunakan sebagai acuan untuk cabang lain.

Mulai lebih cepat dengan Copy Template dan kendalikan ulang dengan Hapus Seluruh Data

Anda dapat menekan Copy Template untuk menyalin template akun sebagai titik awal penyusunan COA. Bila ingin melihat referensi sistem, tersedia tautan Tampilkan Bawaan. Fitur ini memotong waktu set-up, terutama bagi bisnis yang baru membangun pembukuan.

Apabila ingin mengosongkan susunan dan memulai dari nol, tombol Hapus Seluruh Data tersedia di layar yang sama. Gunakan dengan hati-hati dan rencanakan terlebih dahulu, karena penghapusan data akan menghilangkan daftar akun yang sudah ada. Pendekatan ini membantu menjaga kebersihan data saat Anda memilih untuk menyusun struktur baru.

Bagaimana Alurnya di Marlin

  1. Buka menu Keuangan, lalu masuk ke Bagan Akun (COA). Anda akan melihat panel Data Akun beserta tombol-tombol tindakan seperti Import Akun, Export Akun, Copy Template, Hapus Seluruh Data, dan Tambah.
  2. Pilih strategi awal: gunakan Copy Template untuk mendapatkan kerangka akun, atau mulai kosong sesuai kebutuhan. Anda juga bisa menekan Tampilkan Bawaan untuk melihat referensi bawaan.
  3. Tambahkan akun yang diperlukan dengan menekan tombol Tambah. Isi Kode, Nama, dan Deskripsi agar setiap akun mudah dikenali oleh tim yang berbeda (kasir, gudang, keuangan).
  4. Tentukan Status Akun dan Jenis Akun pada formulir. Pada tampilan contoh, Status Akun terisi Debit dan Jenis Akun terisi Neraca. Penetapan ini membantu pengelompokan saat data digunakan oleh modul keuangan lainnya.
  5. Tekan Kirim untuk menyimpan akun. Akun baru akan muncul di daftar Data Akun dan dapat dilihat bersama kolom Saldo.
  6. Jika Anda sudah memiliki daftar dari sistem lain, gunakan Import Akun untuk memindahkan data ke Marlin. Setelah itu, gunakan Export Akun bila perlu melakukan pengecekan eksternal atau membuat cadangan.
  7. Daftar akun ini menjadi rujukan saat Anda melakukan pembukuan bisnis di modul Keuangan—misalnya saat mencatat jurnal, kas masuk/keluar, melihat buku besar, serta menyusun neraca dan laba rugi. Karena Akun adalah data master, penataan yang rapi akan mempermudah proses tersebut.

Terhubung dengan Bagian Lain

  • Pengaturan Akun: pengaturan dan struktur dasar COA yang Anda buat di halaman Akun menjadi acuan untuk seluruh modul keuangan.
  • Saldo Kas: saat mengelola kas masuk/keluar, pemilihan akun kas dan bank mengacu pada daftar yang Anda susun di Akun.
  • Journal: pencatatan jurnal menggunakan akun yang tersedia di COA, sehingga setiap transaksi dapat diposting ke akun yang tepat.
  • Penerimaan Kas: transaksi penerimaan kas diarahkan ke akun terkait yang ada di COA.
  • Pengeluaran kas: pengeluaran operasional lebih mudah ditelusuri karena setiap pos biaya memiliki akun yang jelas di COA.
  • Mutasi kas: perpindahan antar akun kas/bank mengikuti struktur akun yang Anda tetapkan.
  • Buku Besar: ringkasan per akun bersumber dari daftar akun yang tersusun di halaman Akun.
  • Neraca: penyusunan posisi keuangan mengacu pada jenis akun (misalnya Neraca) yang Anda tetapkan saat membuat akun.
  • Laba dan Rugi: pendapatan dan beban tersaji rapi karena akun pendukungnya telah diatur di COA.

Contoh Situasi

Skenario 1: Toko retail yang baru menata pembukuan

Sebelum: Pemilik toko mencatat pendapatan harian dan pembelian barang di buku tulis. Ketika coba membuat laporan bulanan, nama akun berubah-ubah: "Kas Toko", "Uang Laci", "Tunai"—semuanya merujuk hal yang sama. Tidak ada daftar baku, sehingga pencatatan jurnal dan buku besar sulit dirunut.

Sesudah: Pemilik membuka halaman Akun, menekan Copy Template sebagai kerangka awal, lalu menekan Tambah untuk menambahkan beberapa akun yang spesifik untuk tokonya (misalnya akun biaya kemasan). Ia menetapkan kode berurutan dan deskripsi singkat agar tim kasir paham bedanya. Dalam satu sore, daftar akun rapi dan siap dipakai. Ketika tim mulai mencatat penerimaan/pengeluaran kas, mereka tinggal memilih akun yang sudah disusun, dan laporan keuangan jadi konsisten. Angka contoh: dalam minggu pertama, ia menambah sekitar 15 akun yang paling sering dipakai agar proses di kasir dan pembelian berjalan mulus.

Skenario 2: Distributor yang memigrasikan COA dari spreadsheet

Sebelum: Distributor memiliki daftar akun di spreadsheet internal yang dipakai bertahun-tahun. Saat pindah ke sistem terpusat, entri manual satu per satu akan memakan waktu dan berisiko salah ketik.

Sesudah: Tim keuangan membuka halaman Akun dan menekan Import Akun untuk memasukkan daftar yang sudah ada. Setelah impor, mereka meninjau beberapa akun dan menekan Tambah untuk membuat akun tambahan yang baru dibutuhkan. Ketika semua siap, mereka menekan Export Akun untuk mengirimkan daftar akhir ke pimpinan sebagai bahan review. Angka contoh: tim mengimpor ±120 akun untuk memastikan pelaporan cabang-cabang tetap konsisten.

Tips agar Hasilnya Maksimal

  • Buat standar penomoran kode akun sejak awal (misalnya berurutan per kelompok—ini hanya contoh), lalu konsisten saat menambah akun baru.
  • Isi kolom Deskripsi dengan kalimat singkat yang menjawab “kapan akun ini dipakai” agar tim tidak salah pilih saat mencatat transaksi.
  • Gunakan Copy Template untuk mempercepat set-up awal, kemudian sesuaikan dengan kebutuhan spesifik usaha Anda menggunakan tombol Tambah.
  • Hanya gunakan Hapus Seluruh Data saat benar-benar ingin memulai dari nol, misalnya pada awal implementasi; lakukan review bersama tim sebelum menekan tombol ini.
  • Manfaatkan Export Akun sebagai cadangan berkala dan untuk bahan persetujuan manajemen saat menambah/mengubah struktur akun inti.
  • Tetapkan Status Akun dan Jenis Akun yang konsisten agar penyusunan neraca dan laporan lainnya mudah ditelusuri.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah saya bisa mengimpor atau mengekspor daftar akun?

Bisa. Di halaman Akun tersedia tombol Import Akun dan Export Akun. Anda dapat memindahkan daftar yang sudah ada ke Marlin melalui impor, dan mengekspor daftar untuk arsip atau peninjauan.

Untuk apa memilih Status Akun dan Jenis Akun saat membuat akun?

Status Akun (pada contoh terlihat Debit) menandai sifat saldo normal akun, sedangkan Jenis Akun (pada contoh terlihat Neraca) membantu pengelompokan dalam pelaporan. Penetapan ini membuat akun Anda konsisten ketika dipakai di jurnal, buku besar, neraca, dan laporan laba rugi.

Apakah tersedia template bawaan untuk mempercepat set-up?

Ya. Anda dapat menggunakan tombol Copy Template untuk menyalin template akun sebagai titik awal dan menggunakan tautan Tampilkan Bawaan untuk melihat referensi bawaan. Setelah itu, Anda bebas menambah akun sesuai kebutuhan.

Bagaimana jika saya ingin mengosongkan daftar akun dan memulai dari awal?

Di layar yang sama tersedia tombol Hapus Seluruh Data untuk mengosongkan daftar. Gunakan opsi ini dengan pertimbangan matang dan lakukan review terlebih dahulu. Opsi penghapusan per akun tidak tampak pada tangkapan layar, jadi rencanakan struktur sejak awal agar perubahan besar tidak sering diperlukan.

Siap menata fondasi pembukuan Anda? Coba fitur Akun di Marlin dan rasakan bedanya ketika daftar akun tersusun rapi sejak hari pertama.

02

Pengaturan Akun

Pengaturan Akun

Sering ragu akun mana yang dipakai untuk mencatat transaksi harian?

Di toko atau gudang, transaksi jalan terus: bayar supplier, terima uang dari pelanggan, pindah barang antar lokasi. Namun ketika sampai pada pencatatan, kebingungan sering muncul: pendapatan mana dimasukkan ke akun apa, biaya kirim masuk kemana, dan bagaimana menata akun kas agar rapi? Tanpa struktur akun yang jelas, pembukuan jadi lambat, saldo susah dilacak, dan laporan sulit dibaca.

Banyak pemilik usaha akhirnya menumpuk catatan manual atau spreadsheet yang berbeda-beda. Saat butuh laporan, semuanya harus disatukan secara mendadak. Di sinilah sering terjadi salah klasifikasi dan angka tak cocok. Anda tak butuh fitur rumit—Anda butuh tempat khusus untuk menata daftar akun yang akan dipakai di seluruh modul keuangan, lengkap dengan cara menambah, menyalin dari template, mengimpor, mengekspor, dan melihat saldo akun.

Pengaturan Akun di Marlin menyediakan layar terpusat untuk menyiapkan dan mengelola Bagan Akun (Chart of Accounts/COA). Dari sini Anda dapat melihat daftar akun beserta kolom saldo, menambahkan akun baru, menyalin template, mengimpor/mengekspor akun, hingga membersihkan data ketika perlu memulai ulang. Struktur yang rapi membuat pencatatan kas, jurnal, buku besar, neraca, dan laba rugi menjadi konsisten dan mudah ditelusuri.

Apa yang Bisa Anda Lakukan

Melihat dan mengelola daftar akun dari satu layar

Pada menu Bagan Akun (COA), Anda disambut dengan daftar "Data Akun" yang menampilkan kolom Akun dan Saldo. Di bagian atas terdapat deret tombol aksi yang langsung menunjukkan apa yang bisa Anda kerjakan: Import Akun, Export Akun, Copy Template, Hapus Seluruh Data, dan Tambah. Ada juga tautan "Tampilkan Bawaan" serta menu "Alat Bantu" dan "Export" di pojok kanan. Daftar ini menjadi pusat kendali untuk semua pengaturan akun di perusahaan Anda.

Kenapa penting? Karena setiap transaksi keuangan membutuhkan rujukan akun yang konsisten. Dengan memiliki satu tempat yang terstruktur untuk memeriksa nama akun dan saldonya, Anda terhindar dari akun ganda atau penamaan yang membingungkan. Ketika staff keuangan atau kasir bekerja, mereka akan mengacu pada daftar yang sama sehingga hasil akhir di laporan menjadi bersih dan mudah diaudit.

Cuplikan layar berikut memperlihatkan daftar Data Akun dengan tombol aksi yang tersedia di bagian atas.

Bagan Akun (COA) - tampilan halaman
Bagan Akun (COA) - tampilan halaman

Menambahkan akun baru beserta deskripsi, tag, dan dokumen pendukung

Saat Anda menekan tombol "Tambah", aplikasi menampilkan formulir untuk melengkapi detail akun. Formulir ini berfokus pada informasi tambahan yang membantu penelusuran di kemudian hari: Anda dapat mengisi Deskripsi, memberi Tag (dengan opsi "+ Tambah Tag"), mengunggah dokumen pendukung melalui "Upload dokumen", serta menambahkan Kode Referensi. Setelah dilengkapi, tekan "Selesai" untuk menutup formulir.

Pencatatan yang kaya konteks akan menyelamatkan Anda saat menelusuri perbedaan saldo atau saat mempersiapkan laporan. Misalnya, Anda bisa menandai akun tertentu dengan tag proyek atau cabang, mengunggah dokumen kebijakan akuntansi terkait akun tersebut, atau menulis deskripsi ringkas tentang kapan akun digunakan. Praktik ini membuat kerja tim lebih rapi, terutama ketika ada pergantian staff.

Gambar berikut menunjukkan formulir informasi tambahan yang dapat diisi saat menambah atau melengkapi data akun.

Bagan Akun (COA) - langkah 3
Bagan Akun (COA) - langkah 3

Membuka detail akun untuk meninjau dan melengkapi atribut

Dari daftar Bagan Akun, klik nama akun—contohnya "Kas"—untuk membuka tampilan detailnya. Di layar ini tersedia tombol-tombol navigasi seperti "Kembali" dan "Informasi Tambahan", serta panel kanan dengan isian seperti Kode, Tanggal, Tanggal Jatuh Tempo, Pelanggan, dan Gudang. Terdapat juga area pencarian "Kode atau Kode Referensi". Pada bagian bawah, Anda akan menemukan ringkasan Total dan Grand Total dengan tombol tindakan seperti "Bayar" dan "Tunda".

Walau fokus utamanya adalah pengaturan akun, adanya tampilan detail seperti ini memudahkan Anda meninjau atribut yang berhubungan dan menambahkan catatan yang relevan. Ketika sebuah akun memerlukan dokumentasi lebih lengkap, tombol "Informasi Tambahan" memberi jalan cepat untuk memasukkan deskripsi, tag, dan lampiran tanpa berpindah menu.

Berikut tampilan ketika Anda membuka detail sebuah akun dari daftar COA.

Bagan Akun (COA) - langkah 2
Bagan Akun (COA) - langkah 2

Mengimpor akun sekaligus dan mengekspor untuk arsip atau review

Jika Anda sudah memiliki daftar akun dari sistem lama, gunakan tombol "Import Akun" untuk memindahkannya sekaligus ke Marlin. Ketika ingin melakukan pemeriksaan di luar aplikasi, bagikan ke akuntan, atau menyimpan cadangan, gunakan "Export Akun". Tersedia juga menu "Export" di pojok kanan atas untuk kebutuhan ekspor lainnya.

Dengan impor/ekspor massal, waktu penyiapan berkurang drastis. Anda tidak perlu menginput satu per satu. Selain itu, ekspor berguna untuk review berkala—misalnya, setiap akhir bulan Anda dapat mengekspor daftar akun untuk dibandingkan dengan struktur laporan yang diinginkan akuntan, sebelum menutup periode akuntansi.

Memanfaatkan template bawaan dan membersihkan data saat perlu mulai ulang

Untuk memulai lebih cepat, klik "Copy Template" agar daftar akun dasar segera tersedia. Jika Anda ingin melihat daftar bawaan tanpa menyalinnya, gunakan tautan "Tampilkan Bawaan". Ketika terjadi perubahan besar pada struktur atau saat menguji konfigurasi di awal implementasi, "Hapus Seluruh Data" membantu membersihkan daftar hingga kembali kosong, sebagaimana ditandai oleh pesan "Data Tidak Ditemukan" di tabel.

Fitur-fitur ini membuat Anda leluasa membangun struktur COA yang sesuai dengan usaha Anda. Misalnya, Anda dapat menyalin template, menghapus akun yang tidak relevan, lalu menambahkan akun khusus yang hanya ada di bisnis Anda. Dan ketika skenario uji coba selesai, Anda bisa menghapus seluruh data dan memulai ulang tanpa kebingungan.

Bagaimana Alurnya di Marlin

  1. Buka modul Keuangan, lalu pilih menu Bagan Akun (COA). Anda akan melihat layar "Data Akun" dengan kolom Akun dan Saldo serta deretan tombol tindakan seperti Import Akun, Export Akun, Copy Template, Hapus Seluruh Data, dan Tambah.
  2. Jika ingin mulai cepat dari struktur dasar, klik "Tampilkan Bawaan" untuk melihat referensi, kemudian gunakan "Copy Template" bila ingin menyalinnya ke daftar Anda. Alternatifnya, jika Anda memiliki daftar dari sistem lain, gunakan "Import Akun" untuk memasukkannya sekaligus.
  3. Untuk menambah akun baru, klik "Tambah". Isikan informasi pada formulir: Deskripsi, Tag (bisa menambah tag baru), unggah dokumen pendukung, serta Kode Referensi. Tekan "Selesai" untuk menutup formulir saat sudah lengkap.
  4. Klik nama akun (contoh: Kas) pada daftar untuk membuka detailnya. Dari sini Anda bisa meninjau informasi yang tersedia dan memakai tombol "Informasi Tambahan" untuk melengkapi deskripsi, tag, atau lampiran jika diperlukan.
  5. Ketika perlu meninjau atau membagikan daftar akun, gunakan "Export Akun". Jika Anda mencari opsi ekspor lainnya, manfaatkan menu "Export" pada bagian kanan atas layar.
  6. Apabila struktur yang sedang diuji harus dibersihkan, gunakan "Hapus Seluruh Data". Tindakan ini mengosongkan daftar, sehingga tabel akan menampilkan status bahwa data belum ada. Lakukan ini hanya ketika Anda yakin ingin memulai ulang konfigurasi daftar akun.
  7. Setelah daftar akun siap, gunakan struktur ini sebagai dasar untuk pencatatan yang konsisten di modul keuangan lainnya seperti jurnal, buku besar, neraca, dan laba rugi. Dengan bagan akun yang rapi, proses pencatatan harian menjadi lebih terarah dan laporan mudah dibaca.

Terhubung dengan Bagian Lain

  • Akun: Daftar akun yang Anda atur di sini menjadi rujukan utama saat bekerja di modul keuangan lainnya.
  • Saldo Kas: Struktur akun kas/bank yang rapi memudahkan pemantauan saldo pada modul kas.
  • Journal: Jurnal keuangan mengacu pada akun yang sudah tersedia agar pencatatan konsisten.
  • Penerimaan Kas: Penerimaan dana dapat diarahkan ke akun yang tepat dari daftar COA.
  • Pengeluaran Kas: Pengeluaran biaya dan pembayaran supplier dapat ditautkan ke akun biaya yang sesuai.
  • Mutasi Kas: Perpindahan dana antar akun kas/bank mengikuti struktur akun yang Anda tetapkan.
  • Buku Besar: Agregasi transaksi per akun akan lebih jelas jika bagan akun terorganisir.
  • Neraca: Posisi aset, kewajiban, dan ekuitas terbaca rapi saat akun-akun diklasifikasikan sejak awal.
  • Laba dan Rugi: Pendapatan dan beban tampil akurat karena tiap transaksi diarahkan ke akun yang benar.

Contoh Situasi

Skenario 1: Toko retail dengan akun pendapatan yang perlu dipisah

Sebelum: Pemilik toko ingin memisahkan pendapatan penjualan produk dan pendapatan jasa servis, tetapi di catatan lama hanya ada satu akun pendapatan sehingga laporan bulanan tidak menunjukkan sumber pemasukan.

Sesudah: Di Pengaturan Akun, pemilik menekan "Copy Template" lalu menghapus akun yang tidak relevan. Ia menekan "Tambah" untuk membuat akun baru "Pendapatan Jasa Servis" dan menuliskan Deskripsi yang menjelaskan kapan akun ini digunakan. Ia juga menambahkan Tag, misalnya "servis" (contoh), agar mudah difilter di kemudian hari. Hasilnya, ketika melakukan pencatatan, pendapatan terpisah sesuai akun sehingga laporan laba rugi per bulan dapat menunjukkan pendapatan produk (misalnya Rp75.000.000) dan pendapatan jasa (misalnya Rp8.500.000) sebagai ilustrasi.

Skenario 2: Distributor yang berpindah dari pencatatan manual

Sebelum: Distributor memiliki daftar akun yang disusun di spreadsheet dengan ratusan baris. Mengetik ulang satu per satu akan memakan waktu dan rawan salah ketik.

Sesudah: Tim keuangan membuka menu Bagan Akun dan menggunakan tombol "Import Akun" untuk memasukkan seluruh daftar sekaligus. Setelah selesai, mereka mengeksekusi "Export Akun" untuk mengirim file hasilnya ke akuntan eksternal guna review. Ketika akuntan meminta penyesuaian nama akun tertentu (misalnya 10 akun dari ratusan akun yang ada—contoh), mereka kembali ke daftar dan memperbarui sesuai masukan. Struktur final pun siap dipakai tanpa entri ulang yang melelahkan.

Tips agar Hasilnya Maksimal

  • Tetapkan pola penamaan yang konsisten (misalnya awalan untuk akun kas/bank) agar saat mencari akun tidak membingungkan.
  • Gunakan Tag di formulir informasi tambahan untuk menandai akun yang berhubungan dengan proyek, unit usaha, atau cabang tertentu.
  • Unggah dokumen ringkas (kebijakan atau catatan penggunaan akun) pada akun yang rawan salah klasifikasi; ini memudahkan edukasi staff baru.
  • Lakukan ekspor daftar akun secara berkala sebagai arsip dan bahan review bersama akuntan.
  • Manfaatkan tautan "Tampilkan Bawaan" untuk mendapatkan inspirasi struktur, lalu sesuaikan; gunakan "Hapus Seluruh Data" hanya ketika benar-benar ingin memulai ulang.
  • Isi Kode Referensi pada akun-akun yang tersambung ke proses internal tertentu agar mudah ditelusuri dengan pencarian "Kode atau Kode Referensi".

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bedanya "Import Akun" dan "Copy Template" apa?

"Copy Template" menyalin daftar akun contoh yang sudah disiapkan agar Anda cepat mulai. "Import Akun" memasukkan daftar akun dari file Anda sendiri—berguna saat berpindah dari sistem lama atau dari spreadsheet.

Kalau saya menekan "Hapus Seluruh Data", apa yang terjadi?

Daftar pada halaman Bagan Akun akan dikosongkan sehingga tabel menampilkan status bahwa data belum ada. Lakukan hanya jika Anda ingin memulai ulang konfigurasi daftar akun. Jika daftar ini sudah digunakan luas, pastikan Anda meninjau dampaknya lebih dulu sebelum menghapus.

Apakah saya bisa melampirkan dokumen pada sebuah akun?

Bisa. Buka formulir informasi tambahan dan gunakan "Upload dokumen" untuk melampirkan file pendukung, misalnya pedoman penggunaan akun atau dokumen lain yang relevan.

Bagaimana cara melihat saldo sebuah akun?

Kolom "Saldo" tersedia pada daftar Data Akun. Ketika data saldo sudah tercatat di sistem, nilai tersebut akan terlihat pada kolom ini sehingga Anda bisa memantau posisi akun dari layar yang sama.

Siap menata bagan akun Anda dengan rapi? Coba Pengaturan Akun di Marlin dan rasakan kemudahannya menyiapkan fondasi pembukuan yang jelas.

03

Saldo Kas

Saldo Kas

Pernah di akhir hari Anda ragu, sebenarnya saldo kas toko tinggal berapa?

Kas sering bergerak cepat: ada setoran dari penjualan tunai, pengeluaran kecil untuk ongkir, pembayaran kurir, sampai beli plastik. Semua tercampur di laci kas atau dompet operasional. Saat ditanya, “Sisa kas hari ini berapa?” Anda harus membolak-balik catatan manual, mengecek struk, atau menelpon staf yang pegang uang. Hasilnya sering telat atau tidak konsisten.

Di sisi lain, Anda juga butuh melihat arus kas dalam periode tertentu. Misalnya pekan ini berapa penerimaan tunai? Dalam sebulan, berapa uang keluar untuk operasional? Tanpa tempat yang rapi untuk mencatat dan meninjau, jawaban ini memakan waktu dan rentan salah.

Saldo Kas di Marlin membantu Anda menjaga posisi kas tetap jelas. Intinya sederhana: setiap penerimaan dicatat di Kas Masuk, setiap pengeluaran dicatat di Kas Keluar. Daftar transaksi bisa Anda cari dan saring berdasarkan rentang tanggal, lalu ditinjau kapan saja. Dengan arus kas yang tersusun rapi, memantau saldo kas—baik harian maupun periodik—menjadi kebiasaan yang mudah dijalankan oleh Anda dan tim.

Apa yang Bisa Anda Lakukan

Catat semua Penerimaan melalui Kas Masuk

Marlin menyediakan halaman Kas Masuk untuk mencatat setiap uang yang diterima. Pada layar terlihat daftar “Data Penerimaan Kas” dengan kolom utama: No, Kode, Akun, Nominal, Deskripsi, dan Tanggal. Tersedia kotak pencarian bertuliskan “Ketik untuk mencari ...”, tombol Filter berwarna biru, serta tombol + Tambah untuk menambahkan transaksi penerimaan baru. Anda juga dapat memilih jumlah baris per halaman melalui dropdown yang tampil di sebelah kiri.

Dengan struktur seperti ini, tim kasir atau keuangan bisa memasukkan setoran tunai harian, retur pemasok yang dibayar tunai, atau penerimaan lain-lain, dan langsung terlihat jelas di satu tempat. Kolom Deskripsi memudahkan menambahkan keterangan singkat agar peninjauan di kemudian hari lebih cepat. Data yang rapi menurunkan risiko selisih dan memudahkan Anda menelusuri asal-usul uang yang masuk.

Tampilan daftar Penerimaan Kas dengan kolom No, Kode, Akun, Nominal, Deskripsi, Tanggal, lengkap dengan kotak pencarian, tombol Filter, dan tombol + Tambah.

Kas Masuk - tampilan halaman
Kas Masuk - tampilan halaman

Catat seluruh Pengeluaran melalui Kas Keluar

Setiap uang yang keluar dicatat di halaman Kas Keluar. Layar “Data Pengeluaran Kas” tampil konsisten dengan kolom No, Kode, Akun, Nominal, Deskripsi, dan Tanggal. Ada kotak pencarian, tombol Filter, serta tombol + Tambah untuk menambah pengeluaran baru. Susunan kolom yang sama dengan Kas Masuk memudahkan tim mengikuti alur kerja tanpa belajar ulang.

Pengeluaran kecil seperti parkir, listrik, atau pembelian material penunjang bisa dimasukkan segera. Akurasi catatan pengeluaran sangat berpengaruh pada kejelasan saldo kas. Dengan semua pengeluaran tercatat di satu daftar yang terstruktur, Anda dan tim bisa meninjau pola biaya, menghindari pengeluaran ganda, dan lebih cepat mengambil keputusan penghematan.

Tampilan awal Pengeluaran Kas menampilkan daftar kosong siap diisi, dengan kotak pencarian, tombol Filter, dan tombol + Tambah di kanan atas.

Kas Keluar - tampilan halaman
Kas Keluar - tampilan halaman

Saring transaksi dengan Filter Periode yang fleksibel

Ketika Anda perlu meninjau transaksi pada tanggal tertentu, gunakan tombol Filter. Panel penyaringan menampilkan opsi Periode (Tanggal), kolom Awal Priode dan Akhir Priode, tombol cepat Kemarin, 1 Minggu, 1 Bulan, dan 1 Tahun, serta tombol Terapkan. Dengan memilih rentang tanggal, daftar Kas Keluar (atau Kas Masuk) akan menampilkan hanya transaksi pada periode tersebut, sehingga peninjauan jadi fokus dan cepat.

Filter yang jelas membantu Anda menjawab pertanyaan praktis, misalnya: “Selama 1 Minggu terakhir, berapa pengeluaran tunai operasional?” atau “Kemarin ada setoran apa saja?” Cukup klik tombol cepat yang sesuai, atau pilih tanggalnya secara manual, lalu Terapkan. Hasilnya langsung menyaring daftar sehingga Anda bisa menilai arus kas pada rentang waktu yang dibutuhkan.

Panel Filter pada Pengeluaran Kas menampilkan Periode: Tanggal, Awal Priode, Akhir Priode, tombol cepat Kemarin/1 Minggu/1 Bulan/1 Tahun, dan tombol Terapkan.

Kas Keluar - langkah 1
Kas Keluar - langkah 1

Cari cepat transaksi dengan kotak pencarian

Di bagian atas daftar, tersedia kotak pencarian dengan placeholder “Ketik untuk mencari ...”. Gunakan ini untuk mempersempit daftar ketika Anda mengingat sebagian informasi—misalnya kata kunci pada deskripsi atau kode transaksi. Pencarian membantu Anda menemukan catatan tertentu tanpa harus menggulir panjang.

Fungsi ini penting saat audit internal cepat, konfirmasi dengan tim lapangan, atau ketika atasan meminta rincian sebuah transaksi yang baru diingat “kurang lebih minggu lalu”. Dikombinasikan dengan Filter Periode, pencarian membantu mereduksi waktu pencarian dari menit menjadi detik.

Tinjau transaksi dengan kolom yang informatif

Setiap baris transaksi menampilkan Kode untuk identifikasi, Akun untuk menunjukkan sumber atau tujuan kas, Nominal yang tercatat, Deskripsi sebagai keterangan singkat, dan Tanggal sebagai penanda waktu. Susunan ini memudahkan Anda membaca daftar seperti membaca buku kas: siapa akunnya, berapa nilainya, untuk apa, dan kapan terjadi.

Kolom yang konsisten antara Kas Masuk dan Kas Keluar membuat proses review terasa natural. Misalnya, Anda bisa membandingkan pengeluaran tertentu dengan penerimaan di hari yang sama, atau menilai apakah deskripsi sudah cukup jelas bagi tim lain yang akan memeriksa. Struktur yang baik mengurangi miskomunikasi antarbagian.

Tambah transaksi baru dengan satu tombol

Di sisi kanan atas, tombol + Tambah siap digunakan ketika ada penerimaan atau pengeluaran yang perlu dicatat segera. Setelah disimpan, transaksi akan muncul di daftar sesuai dengan kolom-kolom yang tersedia. Karena tombol Tambah juga berada di halaman Kas Masuk maupun Kas Keluar, staf dapat langsung memilih konteks yang benar sejak awal.

Kebiasaan sederhana—mencatat sesaat setelah uang berpindah tangan—adalah kunci menjaga saldo kas tetap akurat. Dengan tombol Tambah yang selalu terlihat, proses ini menjadi bagian alami dari pekerjaan harian, bukan tugas tambahan yang sering tertunda.

Bagaimana Alurnya di Marlin

  1. Buka menu Kas Masuk ketika ada setoran tunai atau penerimaan lain. Anda akan melihat daftar “Data Penerimaan Kas” dengan kolom No, Kode, Akun, Nominal, Deskripsi, dan Tanggal.
  2. Klik tombol + Tambah untuk menambahkan transaksi penerimaan. Setelah disimpan, transaksi tampil di daftar sehingga dapat ditinjau kapan saja.
  3. Untuk pengeluaran, buka menu Kas Keluar. Daftar “Data Pengeluaran Kas” memiliki kolom yang sama sehingga alurnya konsisten bagi pengguna.
  4. Saat ingin meninjau arus kas dalam rentang tertentu, klik Filter. Pilih Periode (Tanggal), tentukan Awal Priode dan Akhir Priode, atau gunakan tombol cepat Kemarin, 1 Minggu, 1 Bulan, atau 1 Tahun. Klik Terapkan untuk menampilkan hanya transaksi pada periode pilihan.
  5. Gunakan kotak pencarian untuk menyaring lebih jauh berdasarkan kata kunci yang Anda ingat. Cara ini efektif untuk menemukan transaksi tertentu saat daftar sudah cukup panjang.
  6. Tinjau kolom Nominal dan Deskripsi untuk memahami konteks setiap transaksi. Susunan informasi yang konsisten membantu Anda menilai arus kas harian maupun periodik dengan cepat.
  7. Ulangi pencatatan secara disiplin. Dengan semua penerimaan di Kas Masuk dan semua pengeluaran di Kas Keluar, posisi kas dapat diawasi dengan baik karena seluruh arus tunai tercatat dan mudah ditinjau berdasarkan periode.

Terhubung dengan Bagian Lain

  • Akun — Kolom Akun pada daftar membantu mengelompokkan transaksi sesuai akun yang digunakan.
  • Pengaturan Akun — Pengaturan ini relevan untuk memastikan daftar akun kas dan terkait disiapkan sesuai kebutuhan usaha Anda.
  • Journal — Pencatatan Kas Masuk dan Kas Keluar menjadi rujukan saat Anda menyiapkan pencatatan jurnal di modul keuangan.
  • Penerimaan Kas — Halaman operasional untuk memasukkan semua transaksi kas masuk yang membentuk arus kas positif.
  • Pengeluaran Kas — Halaman operasional untuk memasukkan semua transaksi kas keluar yang membentuk arus kas negatif.
  • Mutasi kas — Fitur lain di modul keuangan yang digunakan saat terjadi perpindahan dana antar kas/bank sehingga pergerakan antar akun tercatat rapi.
  • Buku Besar — Data kas yang tercatat relevan saat Anda melakukan penelusuran saldo per akun pada Buku Besar.
  • Neraca — Informasi kas bagian dari laporan posisi keuangan; pencatatan yang konsisten memudahkan peninjauan.
  • Laba dan Rugi — Arus kas operasional yang tercatat membantu Anda menilai beban dan pendapatan ketika menyusun laporan laba rugi.

Contoh Situasi

1) Toko retail dengan pengeluaran operasional harian

Sebelum: Setiap hari ada penerimaan tunai di kasir. Di saat yang sama, staf sering membeli plastik kemasan dan pulsa kurir secara tunai. Catatan pengeluaran kecil ini kadang tertinggal di WhatsApp atau di kertas. Akibatnya, saat ditanya “saldo kas akhir minggu”, perlu waktu lama untuk rekap, dan masih sering berbeda-beda.

Sesudah: Semua setoran kasir dicatat di Kas Masuk dengan deskripsi singkat, misalnya “Setoran shift sore”. Pengeluaran kecil seperti plastik atau pulsa langsung dicatat di Kas Keluar. Di akhir pekan, pemilik membuka Kas Keluar dan menekan Filter “1 Minggu” untuk melihat pengeluaran operasional pekan tersebut. Dengan daftar yang tersaring rapi, mengecek arus kas mingguan menjadi cepat. Misalnya, dalam 1 minggu tercatat (contoh) Rp450.000 pengeluaran operasional kecil, sehingga keputusan pembatasan belanja bisa diambil lebih awal.

2) Distributor yang meninjau arus kas bulanan

Sebelum: Uang tunai sering dipakai untuk bayar sewa gudang sebagian, biaya bongkar muat, dan konsumsi tim saat bongkar malam. Penerimaan dari penagihan juga masuk tunai. Karena tidak ada daftar tunggal, pemilik menunggu laporan manual beberapa hari untuk mengetahui pergerakan kas bulan berjalan.

Sesudah: Setiap penerimaan dari penagihan dimasukkan ke Kas Masuk dengan keterangan invoice terkait. Biaya bongkar dan konsumsi dicatat di Kas Keluar pada hari yang sama. Pada tanggal 30, pemilik menekan Filter “1 Bulan” untuk meninjau arus kas bulan tersebut pada kedua halaman itu. Dengan data yang tersaring, gambaran kas menjadi jelas: berapa kali setoran dilakukan dan untuk apa saja kas keluar. Misalnya, tercatat (contoh) 18 transaksi pengeluaran terkait bongkar muat selama sebulan—informasi ini membantu negosiasi biaya di bulan berikutnya.

Tips agar Hasilnya Maksimal

  • Biasakan mencatat transaksi segera setelah uang berpindah—gunakan tombol + Tambah di Kas Masuk/Kas Keluar agar tidak ada yang tertinggal.
  • Gunakan Filter Kemarin atau 1 Minggu saat melakukan penutupan kas berkala; cara ini mengurangi risiko ada transaksi yang terlewat dari periode peninjauan.
  • Tuliskan Deskripsi yang jelas dan konsisten (misalnya sertakan nama kegiatan atau referensi internal) supaya penelusuran cepat ketika daftar sudah panjang.
  • Manfaatkan kotak pencarian ketika perlu menemukan transaksi spesifik tanpa menggulir panjang.
  • Jaga pemisahan Akun sesuai kebiasaan bisnis Anda; kolom Akun di daftar membantu membaca arus kas per akun dengan cepat.
  • Simpan bukti fisik/elektronik setiap transaksi dan cocokkan dengan daftar secara berkala agar keyakinan atas saldo kas semakin kuat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa yang dimaksud Saldo Kas di Marlin?

Saldo Kas adalah posisi uang tunai yang Anda awasi melalui pencatatan rutin di Kas Masuk (penerimaan) dan Kas Keluar (pengeluaran). Dengan data arus kas yang selalu diperbarui dan bisa difilter per periode, Anda lebih mudah menilai posisi kas usaha.

Bagaimana cara meninjau transaksi pada tanggal tertentu?

Buka halaman Kas Masuk atau Kas Keluar, klik tombol Filter, pilih Periode (Tanggal), isi Awal Priode dan Akhir Priode atau gunakan tombol cepat seperti Kemarin, 1 Minggu, 1 Bulan, atau 1 Tahun, lalu klik Terapkan. Daftar akan menampilkan transaksi sesuai periode pilihan.

Apakah saya bisa menambah transaksi kas langsung dari halaman ini?

Bisa. Klik tombol + Tambah pada halaman Kas Masuk untuk penerimaan atau pada halaman Kas Keluar untuk pengeluaran. Setelah disimpan, transaksi akan muncul di daftar dengan kolom Kode, Akun, Nominal, Deskripsi, dan Tanggal.

Bagaimana hubungan pencatatan kas dengan laporan keuangan lain?

Pencatatan di Kas Masuk dan Kas Keluar berada dalam modul Keuangan dan berkaitan dengan halaman lain seperti Journal, Buku Besar, Neraca, serta Laba dan Rugi. Data kas yang rapi memudahkan proses peninjauan dan penyusunan laporan pada halaman-halaman tersebut.

Siap melihat arus kas usaha Anda lebih jernih? Coba catat penerimaan dan pengeluaran hari ini di Marlin, lalu gunakan Filter untuk meninjau per periodenya. Rasakan bedanya ketika posisi kas selalu mudah ditemukan.

04

Journal

Journal

Sering bingung menelusuri catatan transaksi yang tercecer di Excel dan buku tulis?

Di banyak usaha, pencatatan manual masih jadi andalan: uang muka pelanggan dicatat di kertas, penyesuaian stok karena selisih gudang ditulis di catatan terpisah, biaya ongkir tambahan dimasukkan ke spreadsheet lain. Saat akhir bulan tiba, mencari kembali asal-usul angka menjadi pekerjaan paling memakan waktu. Ada kolom yang kurang, keterangan yang tidak jelas, dan tanggal yang tidak seragam.

Anda butuh tempat yang khusus untuk menuliskan transaksi akuntansi—lengkap dengan kode, tanggal, akun, dan nilai debit/kredit—lalu bisa dicari kapan pun. Di halaman Jurnal Marlin, Anda membuat entri jurnal manual dengan rapi dan konsisten. Setiap baris jelas akun apa yang terlibat, nominalnya berapa, dan kapan terjadi. Saat perlu menelusuri, cukup ketik kata kunci lalu filter. Hasilnya, proses tutup buku jadi lebih cepat dan dapat ditelusuri kembali.

Fitur Jurnal membantu Anda membuat pembukuan bisnis tetap tertata. Anda memiliki daftar Data Jurnal sebagai arsip, kolom pencarian untuk menyaring transaksi tertentu, serta form Tambah Data Jurnal yang memandu Anda mengisi kode, tanggal, deskripsi, dan baris debit/kredit per akun. Ringkasan total debit, kredit, dan selisih juga ditampilkan agar Anda mudah melakukan pengecekan sebelum menyimpan.

Apa yang Bisa Anda Lakukan

Lihat dan kelola daftar Data Jurnal

Di halaman utama Jurnal, Anda melihat tabel Data Jurnal dengan kolom inti: No, Kode, Nominal Debit/Kredit, Deskripsi, dan Tanggal. Di sisi atas terdapat kontrol jumlah baris per halaman, kolom pencarian, tombol Filter, serta tombol Tambah untuk membuat entri baru. Saat belum ada transaksi, sistem menampilkan pemberitahuan bahwa data belum ditemukan—membuat keadaan awal jelas dan tidak membingungkan.

Ini penting agar tim keuangan maupun pemilik usaha punya satu tempat terpusat untuk melihat jurnal yang sudah dibuat. Kode dan tanggal membantu penomoran serta pengarsipan harian, mingguan, atau bulanan. Ketika auditor internal Anda menanyakan asal-usul suatu angka, Anda tinggal membuka daftar ini untuk menelusuri catatannya.

Cuplikan berikut memperlihatkan tampilan awal daftar Data Jurnal beserta kolom dan tombol yang tersedia.

Jurnal - tampilan halaman
Jurnal - tampilan halaman

Cari dan saring entri dengan cepat

Anda dapat mengetik kata kunci pada kotak Ketik untuk mencari... lalu menekan tombol Filter untuk menampilkan entri yang relevan. Setelah filter aktif, tombol Refresh dan Reload muncul untuk memudahkan memuat ulang atau menyegarkan data. Ini membantu sekali ketika Anda ingin menemukan transaksi tertentu—misalnya, semua jurnal yang deskripsinya mengandung kata “Penjualan”.

Keuntungannya nyata: alih-alih menggulir panjang, Anda langsung menyaring daftar sesuai kebutuhan. Dalam rapat singkat, Anda bisa memanggil data tertentu berdasarkan kata kunci umum yang mudah diingat oleh tim (contoh: penjualan, koreksi kas, selisih stok), lalu berdiskusi di atas data yang sama.

Tangkapan layar berikut menunjukkan saat kolom pencarian diisi dengan kata “Penjualan” dan filter dijalankan.

Jurnal - langkah 1
Jurnal - langkah 1

Tambah Jurnal baru yang terstruktur

Tekan tombol Tambah untuk membuka form Tambah Data Jurnal. Di bagian atas form tersedia kolom Kode (bertanda wajib), Tanggal dengan pemilih kalender, dan Deskripsi untuk memberi konteks pada jurnal. Pada bagian tabel detail, Anda mengisi per baris: memilih Akun (tersedia kolom pencarian dengan ikon kaca pembesar), menentukan Type Debit atau Kredit, menulis Deskripsi baris jika diperlukan, dan memasukkan Nominal.

Struktur yang jelas ini memastikan setiap transaksi terdokumentasi rapi. Kode memudahkan penomoran internal (misalnya untuk periode tertentu), tanggal menjaga urutan kronologis, dan deskripsi membantu tim lain memahami maksud jurnal. Baris akun dengan tipe debit/kredit membuat pembukuan Anda sesuai praktik akuntansi yang lazim.

Berikut adalah tampilan form tambah Jurnal saat pertama dibuka, lengkap dengan ringkasan total di sisi kanan dan tombol Kirim.

Jurnal - langkah 3
Jurnal - langkah 3

Cek total Debit, Kredit, dan Selisih sebelum simpan

Di sisi kanan form, Anda melihat ringkasan Nominal Kredit, Nominal Debit, dan Nominal Selisih. Ringkasan ini membantu pengecekan cepat atas nilai yang Anda isikan di baris detail. Ketika membuat penyesuaian atau koreksi, Anda bisa memastikan perhitungan angka Anda sudah benar sebelum menekan Kirim.

Kenapa ini penting? Karena kesalahan angka sering terjadi saat aktivitas sedang padat—misalnya salah ketik satu digit. Dengan ringkasan terlihat jelas, Anda mengurangi risiko selisih yang tidak diinginkan di kemudian hari saat menyiapkan laporan keuangan.

Mengatur jumlah baris tampil dan memuat ulang data

Pada daftar Data Jurnal, Anda dapat memilih jumlah baris yang ditampilkan per halaman melalui dropdown di kiri atas tabel. Selain itu, setelah melakukan pencarian, ada tombol Refresh dan Reload untuk memperbarui tampilan data. Ini memudahkan kerja harian ketika Anda berpindah-pindah filter atau ingin memastikan daftar yang dilihat adalah yang paling mutakhir sesuai kata kunci yang dipakai.

Bagi pemilik usaha yang sering mengecek entri terbaru sambil berjalan, kemampuan memuat ulang dan mengatur tampilan singkat seperti ini menghemat banyak waktu. Anda tidak perlu keluar masuk halaman hanya untuk melihat perubahan.

Navigasi yang familiar dengan Alat Bantu dan Tampilan Data

Di sisi kanan atas daftar terdapat menu Alat Bantu dan Tampilan Data. Ini memberi ruang kerja yang tertata sehingga fungsi-fungsi terkait pengelolaan daftar berada di tempat yang mudah dijangkau. Walau setiap tim memiliki kebiasaan berbeda, penempatan kontrol ini membuat Anda cepat beradaptasi tanpa perlu pelatihan panjang.

Manfaatnya, pengelolaan jurnal harian terasa natural: tambah, cari, sesuaikan tampilan, dan kembali bekerja. Anda dan tim bisa fokus pada isi transaksi, bukan pada cara memakai aplikasi.

Bagaimana Alurnya di Marlin

  1. Buka menu Jurnal dari navigasi. Anda akan berada di halaman Data Jurnal dengan tabel kosong bila belum ada entri.
  2. Gunakan kotak Ketik untuk mencari... bila perlu menelusuri transaksi tertentu. Klik Filter untuk menerapkan pencarian. Jika ingin menyegarkan tampilan setelah itu, gunakan Refresh atau Reload.
  3. Untuk membuat entri, klik tombol Tambah. Form Tambah Data Jurnal akan terbuka.
  4. Isi Kode jurnal sesuai penomoran internal Anda, tentukan Tanggal menggunakan pemilih kalender, dan tulis Deskripsi umum agar mudah ditelusuri di kemudian hari.
  5. Pada tabel detail, pilih Akun (ketik lalu cari), tentukan Type sebagai Debit atau Kredit, isi Deskripsi baris jika diperlukan, lalu masukkan Nominal. Ulangi untuk baris lain sesuai kebutuhan pencatatan Anda.
  6. Periksa bagian ringkasan di kanan: Nominal Kredit, Nominal Debit, dan Nominal Selisih untuk memastikan angka yang Anda masukkan sudah sesuai kebijakan akuntansi usaha Anda.
  7. Jika sudah yakin, klik Kirim untuk menyimpan jurnal. Entri Anda akan tercatat dan dapat ditelusuri kembali melalui daftar Data Jurnal dan fitur pencarian.

Terhubung dengan Bagian Lain

  • Akun: daftar akun disiapkan di fitur Akun; kolom Akun pada baris jurnal mengambil rujukan dari sana agar pemilihan akun konsisten.
  • Pengaturan Akun: struktur dan pengelompokan akun yang Anda tetapkan membantu penamaan serta pemahaman saat memilih akun pada baris jurnal.
  • Saldo Kas: ketika Anda mencatat transaksi yang melibatkan akun kas di Jurnal, catatan tersebut dapat Anda cocokkan dengan informasi pada Saldo Kas saat melakukan rekonsiliasi internal.
  • Penerimaan Kas dan Pengeluaran Kas: transaksi kas harian bisa dicatat melalui modul kas; Jurnal bermanfaat untuk penyesuaian atau koreksi yang sifatnya pembukuan.
  • Mutasi Kas: saat memindahkan dana antarkas, Anda dapat menyiapkan jurnal penyesuaian bila dibutuhkan oleh kebijakan pembukuan usaha Anda.
  • Buku Besar: jurnal yang telah dicatat menjadi dasar penelusuran riwayat per akun ketika Anda meninjau Buku Besar.
  • Neraca serta Laba dan Rugi: laporan-laporan ini disusun dari saldo akun; disiplin mencatat di Jurnal membantu memastikan ringkasan angka di laporan tersebut akurat dan dapat ditelusuri kembali.

Contoh Situasi

Skenario 1: Toko retail perlu mencatat biaya layanan bank

Sebelum memakai Jurnal: Biaya administrasi bank bulanan toko dicatat di buku catatan kasir. Saat menyiapkan laporan, angka biaya ini kerap terlupa dan tidak ada jejaknya di sistem.

Sesudah memakai Jurnal: Pemilik membuka menu Jurnal, klik Tambah, isi Kode “JL-AdmBank-09” (contoh), Tanggal akhir bulan, lalu di baris detail memilih akun “Biaya Administrasi Bank” sebagai Debit dengan nominal misalnya Rp50.000, dan akun “Kas di Bank” sebagai Kredit Rp50.000. Ringkasan debit/kredit terlihat; setelah dicek, klik Kirim. Bulan depan saat audit internal, cukup cari kata kunci “bank” di kolom pencarian—semua jurnal terkait langsung muncul.

Skenario 2: Distributor melakukan penyesuaian retur pemasok

Sebelum memakai Jurnal: Ada retur pembelian yang mengubah nilai hutang, tetapi koreksinya dicatat terpisah. Ketika meninjau saldo akun, tim bingung karena tidak ada catatan lengkap yang bisa ditelusuri.

Sesudah memakai Jurnal: Staf keuangan membuka Jurnal, mengetik deskripsi “retur” di kolom cari untuk memastikan belum ada duplikasi. Lalu menekan Tambah, mengisi deskripsi “Penyesuaian retur pemasok A”, memilih akun “Hutang Dagang” sebagai Debit misalnya Rp2.000.000 dan “Persediaan” sebagai Kredit Rp2.000.000, melengkapi tanggal kejadian, memeriksa ringkasan selisih, dan menyimpan. Ketika atasan meminta bukti, cukup filter kembali dengan kata kunci “retur pemasok A”.

Tips agar Hasilnya Maksimal

  • Tetapkan pola penomoran Kode (misalnya JL-YYYYMM-###) agar pengarsipan mudah dicari dan diaudit.
  • Gunakan Deskripsi yang spesifik di header maupun di baris (contoh: sebut nama pihak atau alasan penyesuaian) supaya penelusuran via pencarian lebih cepat.
  • Selalu periksa ringkasan Nominal Debit/Kredit/Selisih di kanan sebelum menekan Kirim untuk meminimalkan salah ketik.
  • Isi Tanggal sesuai kejadian agar urutan histori Anda konsisten ketika ditinjau bersama laporan lain.
  • Manfaatkan kolom Ketik untuk mencari... dengan kata kunci yang konsisten (contoh: “penjualan”, “retur”, “koreksi kas”) sehingga semua tim menggunakan istilah yang sama.
  • Siapkan dan rapikan daftar Akun di modul terkait lebih dulu agar pemilihan akun saat membuat jurnal terasa cepat dan akurat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah saya bisa membuat entri jurnal manual di Marlin?

Bisa. Di halaman Jurnal, klik Tambah lalu isi Kode, Tanggal, Deskripsi, dan baris detail berisi Akun, Type (Debit/Kredit), serta Nominal. Terakhir, klik Kirim untuk menyimpan.

Bagaimana cara mencari jurnal tertentu yang sudah pernah dibuat?

Gunakan kolom Ketik untuk mencari... pada daftar Data Jurnal, ketik kata kunci yang relevan (misalnya bagian dari deskripsi atau kode), lalu tekan Filter. Anda dapat menggunakan Refresh atau Reload untuk memuat ulang daftar setelahnya.

Apakah ada alat bantu untuk memastikan angka debit dan kredit saya sesuai?

Ada ringkasan di sisi kanan form yang menampilkan Nominal Kredit, Nominal Debit, dan Nominal Selisih. Gunakan ringkasan ini sebagai pengecekan sebelum menyimpan jurnal.

Darimana daftar akun yang saya pilih di baris jurnal berasal?

Daftar akun dikelola pada fitur Akun dan Pengaturan Akun di modul Keuangan. Saat mengisi baris jurnal, kolom Akun merujuk ke daftar tersebut sehingga pemilihan akun konsisten.

Siap melihat sendiri bagaimana Jurnal di Marlin membuat pembukuan Anda lebih tertata? Coba langsung dan rasakan proses pencatatan yang ringkas namun rapi.

05

Penerimaan Kas

Penerimaan Kas

Uang tunai masuk sering tercecer? Catatan manual sulit ditelusuri saat ditanya “uang ini masuk dari mana”?

Pada hari ramai, kasir menerima setoran tunai, transfer, atau titipan. Di buku tulis hanya tertulis “terima uang 1,5 juta”, tanpa tanggal yang jelas, tanpa kode transaksi, dan tanpa keterangan akun. Saat Anda perlu menelusuri sumbernya—apakah dari pelanggan A, retur, atau pemasukan lain—semuanya kabur. Laporan akhir bulan jadi menghabiskan waktu karena harus menyisir catatan satu per satu.

Di sisi lain, saat auditor internal atau rekan bisnis menanyakan urutan transaksi, Anda butuh daftar rapi: ada kodenya, tanggal, akun terkait, deskripsi, dan nominal. Dengan pencatatan yang tidak konsisten, pencarian akan memakan tenaga. Bahkan hal sederhana seperti mengurutkan berdasarkan tanggal atau nominal pun terasa melelahkan jika datanya tercecer.

Penerimaan Kas di Marlin membantu Anda membukukan setiap uang masuk dengan format yang konsisten. Anda menambahkan transaksi lewat tombol Tambah, mengisi kode, tanggal, akun, deskripsi, dan nominal pada baris yang tersedia, lalu menyimpannya. Semua transaksi otomatis terkumpul di daftar Penerimaan Kas lengkap dengan kolom Kode, Akun, Nominal, Deskripsi, dan Tanggal, sehingga mudah dicari, diurutkan, dan ditinjau kembali ketika dibutuhkan.

Apa yang Bisa Anda Lakukan

Membuat transaksi Penerimaan Kas dengan kolom wajib yang jelas

Di halaman Tambah Data Penerimaan Kas, Anda mengisi Kode, Tanggal, Akun, dan Deskripsi. Di bawahnya tersedia tabel detail berisi kolom Akun, Deskripsi, dan Nominal. Setelah terisi, klik tombol Kirim untuk menyimpan. Alur ini memastikan setiap penerimaan kas tercatat rapi dari awal, lengkap dengan informasi yang dibutuhkan untuk ditelusuri kembali.

Bagi bisnis, format baku seperti ini penting agar tidak ada uang masuk tanpa identitas. Saat suatu saat Anda perlu mencari “penerimaan kas tanggal tertentu” atau “penerimaan yang terkait akun tertentu”, semua informasinya sudah ada di satu transaksi yang konsisten strukturnya.

Berikut tampilan form Penerimaan Kas ketika Anda menambahkan transaksi baru:

Kas Masuk - langkah 1
Kas Masuk - langkah 1

Memilih akun dengan cepat melalui pencarian di modal

Pada kolom Akun (baik di bagian atas form maupun pada baris detail), Anda dapat menekan tombol Enter untuk mencari akun di dalam modal pemilihan. Fitur ini mempercepat pengisian karena Anda tidak perlu menghafal kode—cukup ketik lalu pilih. Ketika kolom Akun terisi, form menjadi jelas: uang masuk ini akan ditaruh pada akun yang Anda pilih, dan baris detailnya merekam pasangannya beserta nominal.

Kecepatan memilih akun berdampak langsung pada akurasi. Staf kasir atau admin tidak lagi menebak-nebak akun mana yang dipakai; cukup gunakan pencarian. Konsistensi pemilihan akun membuat penelusuran dan rekonsiliasi jauh lebih mudah di kemudian hari.

Contoh tampilan saat Akun sudah terisi di form Penerimaan Kas:

Kas Masuk - langkah 2
Kas Masuk - langkah 2

Mencatat deskripsi yang bermakna agar transaksi mudah ditelusuri

Setiap transaksi menyediakan kolom Deskripsi pada bagian header serta pada baris detail. Anda dapat menuliskan keterangan singkat dan spesifik, misalnya “setoran kasir shift pagi” atau “titipan pelanggan B”. Deskripsi membuat siapa pun yang meninjau transaksi di kemudian hari langsung paham konteksnya tanpa harus bertanya lagi.

Dampaknya nyata di operasional: saat ada selisih, Anda cukup membuka transaksi terkait dan membaca keterangannya. Tidak ada lagi “catatan kosong” yang membuat investigasi memakan waktu.

Mengisi nominal pada baris detail secara langsung

Pada tabel detail, kolom Nominal bisa Anda isi sesuai nilai penerimaan. Kolom ini berada di baris yang sama dengan Akun dan Deskripsi sehingga Anda mengisi semua informasi dalam satu alur. Nilai tampak dengan format angka desimal, memudahkan pengecekan cepat tanpa perlu kalkulator terpisah.

Dengan menuliskan nominal di tempat yang tepat, Anda mencegah kekeliruan pemindahan angka. Saat transaksi ditinjau di daftar, nominal dapat diurutkan sehingga Anda cepat menemukan penerimaan bernilai besar atau kecil untuk keperluan audit harian.

Meninjau daftar Penerimaan Kas dan menemukan transaksi dengan cepat

Setiap transaksi yang disimpan muncul di halaman Data Penerimaan Kas. Tampilannya sederhana namun penting: kolom No, Kode, Akun, Nominal, Deskripsi, dan Tanggal. Di atas tabel tersedia kolom “Ketik untuk mencari …” untuk pencarian cepat, tombol Filter, dan tombol + Tambah untuk membuat entri baru. Kolom Nominal dan Tanggal dapat diurutkan, sehingga Anda bisa menyusun data sesuai kebutuhan peninjauan.

Bagi pemilik usaha dan supervisor, daftar ini adalah “meja kerja” untuk kas masuk. Anda bisa menyaring transaksi tertentu, meninjau ulang deskripsi, membandingkan nominal, hingga memastikan tidak ada setoran yang terlewat. Adanya kolom Kode memudahkan Anda menyebutkan referensi saat berdiskusi dengan tim.

Berikut tampilan daftar Data Penerimaan Kas dengan kolom-kolom yang tersedia:

Kas Masuk - tampilan halaman
Kas Masuk - tampilan halaman

Bagaimana Alurnya di Marlin

  1. Buka menu Kas Masuk pada modul Keuangan. Anda akan melihat halaman Data Penerimaan Kas dengan kolom Kode, Akun, Nominal, Deskripsi, dan Tanggal.
  2. Klik tombol + Tambah untuk membuat transaksi baru. Form Tambah Data Penerimaan Kas akan terbuka.
  3. Isi kolom Kode sesuai format internal yang Anda gunakan. Kode membantu identifikasi unik saat transaksi dicari kembali.
  4. Pilih Tanggal menggunakan ikon kalender agar tanggal tercatat konsisten dengan hari kejadian atau hari setoran.
  5. Pada kolom Akun di bagian atas form, tekan Enter untuk membuka pencarian lalu pilih akun yang sesuai sebagai tujuan penerimaan kas.
  6. Tulis Deskripsi singkat namun jelas—misalnya tujuan, sumber, atau keterangan shift—untuk membantu penelusuran di kemudian hari.
  7. Pada tabel detail, pilih Akun pada baris yang tersedia, isi Deskripsi baris bila diperlukan, lalu masukkan Nominal sesuai uang yang diterima.
  8. Periksa kembali isian Anda. Jika sudah benar, klik Kirim untuk menyimpan. Transaksi akan muncul di daftar Data Penerimaan Kas dan dapat dicari, diurutkan, atau difilter sesuai kebutuhan.

Terhubung dengan Bagian Lain

  • Akun: Pilihan akun yang Anda gunakan di form Penerimaan Kas bersumber dari daftar Akun di modul Keuangan.
  • Pengaturan Akun: Struktur dan penamaan akun yang rapi memudahkan pemilihan pada kolom Akun saat mengisi transaksi.
  • Saldo Kas: Halaman ini merangkum posisi kas berdasarkan transaksi yang Anda catat, termasuk dari Penerimaan Kas dan Pengeluaran kas.
  • Journal: Data yang Anda input di Penerimaan Kas menjadi bagian dari bahan pencatatan dan peninjauan pada halaman Journal.
  • Buku Besar: Saat menelusuri pergerakan pada akun tertentu, referensi Kode, Tanggal, dan Nominal dari Penerimaan Kas membantu penelusuran di Buku Besar.
  • Neraca: Angka kas yang Anda catat di sini berkontribusi pada penyajian posisi keuangan ketika Anda menyiapkan laporan Neraca.
  • Laba dan Rugi: Pemasukan yang Anda dokumentasikan dengan deskripsi dan akun yang tepat mempermudah penyusunan Laba/Rugi secara periodik.
  • Pengeluaran kas: Gunakan halaman ini untuk kebalikan alur (kas keluar), sehingga arus kas harian tercatat seimbang.
  • Mutasi kas: Untuk perpindahan antar kas atau antar rekening, gunakan Mutasi kas agar pencatatan terpisah dari penerimaan yang bersumber dari pihak luar.

Contoh Situasi

1) Toko retail kasir harian

Sebelum: Kasir menyerahkan setoran tunai ke pemilik setiap malam. Catatan hanya “setoran harian” di grup chat. Saat pemilik mengecek sebulan kemudian, sulit mengetahui mana setoran shift pagi atau sore.

Sesudah: Admin membuka Kas Masuk, klik Tambah, mengisi Kode (misalnya: CI-0919-01), memilih Tanggal setoran, memilih Akun kas toko, dan menulis Deskripsi “Setoran kasir shift pagi”. Di baris detail, ia mengisi Nominal (misalnya: Rp2.350.000). Klik Kirim. Ketika pemilik ingin memeriksa minggu itu, ia tinggal masuk ke daftar, ketik kata kunci “shift pagi” di kolom cari, atau mengurutkan berdasarkan Tanggal untuk meninjau setoran per hari.

2) Distributor menerima transfer pelanggan

Sebelum: Bagian administrasi menerima bukti transfer tanpa format baku. Uang masuk di rekening tercatat di bank, namun sulit menautkannya ke catatan internal karena tidak ada kode atau deskripsi yang konsisten.

Sesudah: Staf keuangan mencatat di Penerimaan Kas. Ia isi Kode (misalnya: CI-INV-2024-77), pilih Tanggal sesuai bukti transfer, pilih Akun yang relevan, lalu menuliskan Deskripsi “Transfer pelanggan PT ABC untuk pesanan minggu 3”. Pada baris detail, ia isi Nominal (misalnya: Rp48.000.000). Saat atasan meminta daftar semua penerimaan dari pelanggan tertentu, staf cukup menggunakan kolom cari dengan nama pelanggan atau mengurutkan Nominal untuk mengecek transfer besar di periode tersebut.

Tips agar Hasilnya Maksimal

  • Standarkan format Kode (misalnya CI-YYYYMMDD-XX) agar mudah diurutkan dan dicek silang.
  • Selalu isi Deskripsi yang spesifik (sumber, shift, atau nomor referensi internal) untuk mempercepat penelusuran di kemudian hari.
  • Disiplin memilih Tanggal sesuai hari kejadian/setoran agar laporan periodik merefleksikan arus kas sebenarnya.
  • Gunakan kolom cari dan tombol Filter saat melakukan rekonsiliasi mingguan, sehingga transaksi relevan cepat terkumpul.
  • Manfaatkan pencarian akun (tekan Enter pada kolom Akun) agar pemilihan akun konsisten antar staf.
  • Lakukan pengecekan akhir sebelum menekan Kirim—terutama nominal dan akun—untuk menghindari koreksi berulang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Di mana saya menemukan menu untuk mencatat uang masuk?

Buka modul Keuangan, lalu pilih menu Kas Masuk. Anda akan melihat halaman Data Penerimaan Kas dengan tombol + Tambah untuk membuat transaksi baru.

Apa fungsi kolom Akun di bagian atas form dan di tabel detail?

Kolom Akun di bagian atas digunakan untuk memilih akun tujuan penerimaan kas pada transaksi tersebut. Sementara kolom Akun di tabel detail memungkinkan Anda memilih akun terkait pada baris nominal yang Anda isi.

Bagaimana cara memilih akun jika saya tidak ingat kode atau namanya?

Pada kolom Akun, tekan Enter untuk membuka pencarian di dalam modal. Ketik kata kunci, pilih akun yang sesuai, dan isian akan terisi otomatis di form.

Bisakah saya menemukan transaksi lama dengan cepat?

Bisa. Gunakan kolom “Ketik untuk mencari …” di atas daftar Data Penerimaan Kas untuk mencari berdasarkan kata kunci pada Kode atau Deskripsi. Anda juga dapat menekan tombol Filter dan mengurutkan kolom Nominal atau Tanggal untuk mempersempit hasil peninjauan.

Coba catat satu transaksi hari ini dan rasakan bedanya ketika semua uang masuk tersusun rapi. Tidak butuh waktu lama untuk melihat manfaatnya di operasional harian Anda.

06

Pengeluaran kas

Pengeluaran kas

Sering bingung ke mana larinya uang tunai di toko?

Di kasir, ada uang keluar untuk beli bensin kiriman, uang makan lembur, bayar kurir, atau beli bubble wrap. Catatan sering tercecer di grup chat, di kertas kecil, atau di kepala staf. Akibatnya, saat ditanya berapa total pengeluaran tunai minggu ini, jawabannya mengambang. Laporan keuangan pun jadi telat karena data pengeluaran tunai tidak terkumpul rapi.

Anda butuh cara sederhana yang bisa langsung dipakai staf: cukup klik tambah, isi kode, tanggal, akun, deskripsi, dan nominal. Tidak perlu rumit. Yang penting, setiap rupiah yang keluar tercatat, bisa dicari kembali, dan tersimpan rapi untuk dibukukan.

Fitur Pengeluaran Kas di Marlin melakukan itu semua. Dari daftar pengeluaran yang terstruktur sampai formulir entri yang ringkas, Anda dapat menertibkan arus keluar kas harian sehingga pembukuan keuangan—termasuk jurnal, buku besar, dan laporan—punya data yang konsisten dan mudah ditelusuri.

Apa yang Bisa Anda Lakukan

Lihat daftar pengeluaran kas dengan kolom yang jelas

Pada menu Kas Keluar, Anda mendapatkan tabel “Data Pengeluaran Kas” dengan kolom-kolom utama: Kode, Akun, Nominal, Deskripsi, dan Tanggal. Ada kotak pencarian “Ketik untuk mencari …” untuk menemukan transaksi tertentu, tombol Filter untuk menyaring data, serta pilihan jumlah baris per halaman (misalnya 20). Tersedia tombol “+ Tambah” untuk membuat transaksi baru, dan penanda kotak centang untuk menyeleksi baris di daftar.

Daftar yang konsisten seperti ini memudahkan audit internal. Misalnya, saat Anda ingin mengecek seluruh pengeluaran yang memiliki deskripsi tertentu atau terjadi pada rentang tanggal tertentu, Anda tinggal mencari atau memfilter saja—tanpa membuka satu per satu catatan manual.

Gambar berikut menampilkan halaman awal daftar Pengeluaran Kas lengkap dengan kolom, kolom pencarian, tombol Filter, dan tombol + Tambah.

Kas Keluar - tampilan halaman
Kas Keluar - tampilan halaman

Tambah transaksi pengeluaran kas dalam satu klik

Untuk membuat catatan baru, klik “+ Tambah” di pojok kanan daftar. Formulir “Tambah Data Pengeluaran Kas” akan terbuka. Di sini Anda mengisi Kode transaksi, Tanggal, memilih Akun, lalu mengisi Deskripsi singkat. Bagian tengah menampilkan tabel baris detail dengan kolom Akun, Deskripsi, dan Nominal. Setelah selesai, klik tombol “Kirim” untuk menyimpan. Ada tautan “Kembali” bila Anda ingin batal dan kembali ke daftar.

Alur ini penting agar entri bisa dilakukan siapa pun di tim dengan langkah yang sama setiap kali. Kode dan tanggal membuat transaksi mudah dilacak, sementara deskripsi memastikan konteks tidak hilang. Pada jam sibuk, proses yang singkat seperti ini membantu pencatatan tetap berjalan tanpa mengganggu operasional.

Ilustrasi formulir di bawah memperlihatkan field Kode (contoh CO-0180), Tanggal dengan pemilih kalender, kolom Akun dengan petunjuk pencarian, area Deskripsi, tabel baris detail, hingga tombol Kirim.

Kas Keluar - langkah 1
Kas Keluar - langkah 1

Pilih akun dengan cepat lewat pencarian modal

Di kolom Akun pada form, terdapat petunjuk “Tekan enter untuk mencari dalam modal”. Ini memudahkan Anda menemukan akun yang tepat tanpa menghafal daftar panjang. Cukup ketik lalu tekan Enter untuk membuka pencarian, pilih akun yang relevan, dan lanjutkan pengisian. Mekanisme yang sama juga terlihat pada baris detail Akun di tabel di bawahnya.

Bagi bisnis yang memiliki banyak akun biaya (misalnya listrik, transportasi, ATK), fitur pencarian seperti ini mengurangi salah pilih akun dan mempercepat proses entri. Akhirnya, klasifikasi biaya menjadi lebih konsisten—berguna saat Anda meninjau laporan di modul Keuangan.

Tulis deskripsi agar setiap rupiah punya konteks

Form menyediakan kolom Deskripsi di bagian header, dan juga kolom Deskripsi pada baris detail. Contohnya, Anda bisa menulis “Beli bubble wrap” atau “Uang makan lembur tim gudang”. Keterangan ini akan ikut tampil pada daftar sehingga pencarian berdasarkan kata kunci menjadi mungkin.

Deskripsi yang konsisten menyelamatkan banyak waktu ketika ada pertanyaan “ini biaya apa ya?” dari owner atau akuntan. Anda tidak perlu lagi menelpon staf satu per satu—cukup buka daftar, lihat deskripsi, dan cocokkan dengan bukti fisik.

Input nominal dengan presisi dan simpan transaksi

Kolom Nominal di baris detail mendukung format angka dengan dua desimal (ditunjukkan tampilan 0,00). Setelah seluruh baris terisi, tekan tombol “Kirim” untuk menyimpan. Jika perlu membatalkan proses entri sebelum menyimpan, klik “Kembali” untuk kembali ke daftar.

Pemisahan nilai per baris membantu Anda merinci komponen pengeluaran (misalnya uang bensin dan uang tol dicatat sebagai dua baris dengan deskripsi berbeda). Rincian ini akan membantu saat Anda meninjau beban biaya secara lebih tajam di laporan keuangan.

Bagaimana Alurnya di Marlin

  1. Buka menu Keuangan lalu pilih “Kas Keluar”. Anda akan melihat tabel “Data Pengeluaran Kas” berisi kolom Kode, Akun, Nominal, Deskripsi, dan Tanggal, lengkap dengan pencarian dan Filter.
  2. Klik tombol “+ Tambah” untuk membuat transaksi baru. Formulir “Tambah Data Pengeluaran Kas” akan terbuka.
  3. Isi Kode transaksi dan pilih Tanggal menggunakan pemilih kalender agar periode pembukuan Anda tepat.
  4. Pilih Akun sesuai kebutuhan melalui kolom Akun yang mendukung pencarian modal (tekan Enter untuk membuka dan memilih akun).
  5. Tulis Deskripsi singkat sebagai ringkasan transaksi; kemudian pada tabel baris detail, pilih Akun, isi Deskripsi baris bila diperlukan, dan masukkan Nominal.
  6. Periksa kembali nilai dan keterangan. Jika sudah benar, klik tombol “Kirim” untuk menyimpan transaksi pengeluaran kas.
  7. Setelah tersimpan, transaksi akan tampil di daftar Kas Keluar. Anda dapat mencarinya dengan kata kunci atau menggunakan tombol Filter untuk menyeleksi periode atau kriteria lain sesuai tampilan yang tersedia.
  8. Data yang telah tercatat menjadi bagian dari pembukuan di modul Keuangan sehingga Anda dan tim akuntansi dapat meninjau arus keluar kas selaras dengan akun yang dipilih ketika menyusun laporan.

Terhubung dengan Bagian Lain

  • Akun: Daftar akun yang Anda pilih saat mengisi form Kas Keluar bersumber dari sini sehingga klasifikasi biaya dan kas tetap konsisten.
  • Pengaturan Akun: Pengaturan ini menentukan struktur dan ketersediaan akun yang bisa dicari saat membuat transaksi pengeluaran.
  • Saldo Kas: Pencatatan Kas Keluar menjadi referensi saat Anda meninjau posisi kas dan membandingkan arus keluar pada periode tertentu.
  • Journal: Transaksi yang dibuat di Kas Keluar dapat ditelusuri lebih lanjut oleh tim akuntansi melalui pencatatan jurnal di modul Keuangan.
  • Penerimaan Kas: Pasangan dari Kas Keluar untuk arus kas masuk; keduanya membantu Anda melihat keseimbangan kas harian.
  • Mutasi kas: Dipakai saat ada perpindahan antarakun kas, berbeda dari Kas Keluar yang mencatat uang keluar untuk keperluan operasional/biaya.
  • Buku Besar: Saat meninjau pergerakan per akun, data dari transaksi Kas Keluar menjadi bagian dari penelusuran di Buku Besar.
  • Neraca: Informasi kas yang tercatat relevan saat Anda melihat posisi aset lancar pada tanggal tertentu.
  • Laba dan Rugi: Pengeluaran yang diarahkan ke akun biaya akan ikut dianalisis dampaknya ketika Anda meninjau performa laba rugi.

Contoh Situasi

1) Toko retail dengan banyak biaya kecil harian

Sebelum memakai fitur ini: kasir sering mengeluarkan uang untuk plastik tambahan, parkir, dan ongkos antar. Catatan hanya berupa nota yang menumpuk di laci. Saat owner meminta rekap mingguan, staf butuh setengah hari untuk menyusun—sering ada nota hilang.

Sesudah memakai Pengeluaran Kas: setiap kali uang keluar, kasir klik “+ Tambah”, isi Kode (otomatis diisi lalu disesuaikan jika perlu), pilih Tanggal, pilih Akun biaya yang sesuai, tulis Deskripsi (misalnya “Parkir supplier”), dan isi Nominal. Dalam contoh satu hari terjadi 7 transaksi kecil total contoh Rp350.000. Di akhir minggu, owner cukup membuka daftar dan mencari rentang tanggal—rekap sudah rapi dengan deskripsi yang jelas.

2) Distributor yang membayar biaya pengiriman tunai

Sebelum: bagian gudang sering memakai uang kas kecil untuk membayar ekspedisi lokal. Bukti bayar kadang baru diberikan beberapa hari kemudian, sehingga laporan biaya kirim selalu terlambat.

Sesudah: staf gudang membuat entri di Pengeluaran Kas setiap selesai pengiriman. Mereka memilih Akun yang relevan, menulis Deskripsi seperti “Kirim ke Toko Sinar”, dan mencatat Nominal sesuai struk. Dalam contoh satu minggu ada 15 pengeluaran dengan nominal bervariasi. Saat akuntansi menyusun laporan, seluruh transaksi sudah bisa ditelusuri di daftar berdasarkan kata kunci tujuan pengiriman.

Tips agar Hasilnya Maksimal

  • Terapkan aturan penamaan deskripsi yang konsisten, misalnya awali dengan kategori lalu detail: “Transport – Kirim Order #001”. Ini memudahkan pencarian.
  • Isi Tanggal sesuai hari kejadian, bukan saat entri dilakukan, agar periode pembukuan akurat.
  • Gunakan pencarian akun (tekan Enter pada kolom Akun) untuk memastikan akun yang dipilih tepat, terutama saat membedakan biaya operasional yang mirip.
  • Buat kebiasaan review singkat di akhir hari: buka daftar Kas Keluar, gunakan Filter sesuai tanggal hari ini, cek apakah semua pengeluaran sudah masuk.
  • Simpan bukti fisik/rekam digital dan tuliskan nomor referensinya di kolom Deskripsi agar mudah dicocokkan saat audit.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa saja kolom yang tersedia di daftar Pengeluaran Kas?

Kolom yang terlihat adalah Kode, Akun, Nominal, Deskripsi, dan Tanggal. Ada juga kolom penanda (checkbox) dan nomor urut untuk membantu identifikasi baris.

Bagaimana cara menambahkan transaksi pengeluaran?

Dari halaman Kas Keluar, klik tombol “+ Tambah”. Isi Kode, pilih Tanggal, pilih Akun lewat pencarian, masukkan Deskripsi, lalu isi baris detail termasuk Nominal. Terakhir klik “Kirim”.

Bagaimana cara memilih akun yang benar di form?

Pada kolom Akun, ketik lalu tekan Enter untuk membuka pencarian dalam modal. Pilih akun yang sesuai. Metode yang sama tersedia pada kolom Akun di baris detail tabel.

Apakah saya bisa menambahkan catatan rincian?

Bisa. Gunakan kolom Deskripsi di bagian header untuk ringkasan transaksi, dan kolom Deskripsi pada baris detail untuk keterangan spesifik setiap baris.

Coba fitur Pengeluaran Kas sekarang. Catatan arus keluar tunai yang rapi akan membuat keputusan harian—dari belanja operasional sampai kontrol biaya—lebih cepat dan mantap.

07

Mutasi kas

Pindahkan dana antar kas dan bank perusahaan tanpa merusak laporan.

  • Mutasi kas antar rekening bank atau antara kas dan bank
  • Saldo kedua akun berubah otomatis dan terjurnal
  • Tidak dihitung sebagai pendapatan atau biaya

Manfaatnya: perpindahan dana tercatat benar dan saldo tiap rekening tetap cocok dengan kondisi nyata.

08

Buku Besar

Telusuri seluruh posting jurnal per akun dalam buku besar.

  • Rincian transaksi per akun beserta saldo berjalan
  • Filter periode dan akun
  • Terhubung ke dokumen transaksi asal

Manfaatnya: mudah memeriksa dan menjelaskan setiap angka di laporan keuangan.

09

Neraca

Neraca keuangan yang menampilkan aset, kewajiban, dan modal pada tanggal yang Anda pilih.

  • Neraca per tanggal tertentu
  • Terhubung langsung dengan transaksi yang sudah dijurnal
  • Siap dicetak untuk keperluan pihak bank, investor, atau pelaporan pajak

Manfaatnya: kondisi keuangan perusahaan terlihat jelas tanpa menyusun laporan manual.

10

Laba dan Rugi

Laporan laba rugi periodik dari penjualan, harga pokok, sampai laba bersih.

  • Penjualan, harga pokok penjualan (HPP), biaya operasional, dan laba bersih
  • Filter per bulan atau periode bebas
  • Siap dicetak dan dibandingkan antar periode

Manfaatnya: Anda tahu bisnis untung atau rugi tanpa menunggu akuntan menutup buku.

Fitur lainnya

Satu ekosistem, banyak kemungkinan

Pembelian Kemudahan pencatatan pembelian dari po supplier atau pembelian langsun... Penjualan Dengan desain menu transaksi penjualan yang user-friendly transaksi me... Persediaan Menejemen stok yang terinci, mudah melakukan pelacakan keluar masuk st... Manufaktur Monitoring proses produksi, mulai dari perencanaan bahan baku, perhitu... Laporan Pantau peforma bisnis dengan data analisis yang mudah di pahami.Lapora... HRIS Kelola karyawan dari absensi, cuti, payroll dan PPh 21, sampai rekrutm...

Lihat semua fitur

Siap bertumbuh bersama Marlin Pos?

Bangun Sistem Operasional untuk Masa Depan Bisnis Anda.

Coba Gratis Pusat Bantuan
+6281335344967 (hanya WA)
admin@marlinpos.id
Gg. Sadewa No.25, Kalirandu, Bangunjiwo, Kec. Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Menu Utama :
Tentang
Perbandingan Harga
Partner(Referal)
Layanan Kami :
Pembelian
Penjualan
Keuangan
Persediaan
Manufaktur
Laporan
HRIS

© 2026 PT. Media Solusi Fiskal
Syarat Dan Ketentuan Kebijakan Privasi
Butuh bantuan?