Stok

Sering kehabisan stok tanpa sadar? Atau bingung karena jumlah di rak tidak sama dengan catatan?
Dalam keseharian, Anda mungkin harus membuka beberapa file spreadsheet, menanyakan ke gudang lewat chat, atau menunggu staf mengecek rak satu per satu. Saat pelanggan sudah datang, keputusan beli dari supplier sering terlambat karena Anda tidak punya angka stok yang pasti di tangan. Ada item yang menumpuk, ada juga yang tiba-tiba habis karena tidak terpantau kapan terakhir kali kosong.
Di sisi lain, tim operasional memerlukan tampilan yang sama untuk semua: daftar barang dengan satuan yang jelas, siapa supplier utamanya, kapan terakhir dibeli, dan berapa jumlah siap jual vs stok yang berstatus lain. Tanpa satu layar yang rapi, koordinasi jadi lambat dan rawan salah ambil keputusan.
Fitur Stok di modul Persediaan Marlin menyatukan semua informasi itu dalam satu halaman “Stok Barang”. Anda dapat melihat daftar stok per item berikut kategori, supplier, unit, tanggal pembelian, tanggal stok pernah kosong, total stok, hingga kolom per-kondisi (Refurbish, Reject, Pending, dan Utama). Ada kolom pencarian, tombol Filter, tombol Refresh/Reload untuk menyegarkan tampilan, serta tombol Export untuk mengunduh data. Dengan begitu, Anda dan tim berbicara dengan data yang sama—langsung dari sumbernya.
Apa yang Bisa Anda Lakukan
Lihat seluruh stok barang dalam satu layar yang rapi
Di halaman Stok Barang, data ditampilkan sebagai tabel dengan kolom yang informatif: No, Item, Kategori, Supplier, Tgl Pembelian, Tgl Stock Kosong, Unit, Total Stok, Refurbish, Reject, Pending, Utama, dan Aksi. Tampilan ini memudahkan Anda menilai cepat kondisi persediaan tanpa berpindah-pindah menu. Nama item terlihat sebagai tautan, unit tertulis jelas (misalnya PCS atau ROLL), dan angka stok disajikan rapih hingga dua desimal sehingga mudah diaudit.
Kenapa ini penting? Karena pengambilan keputusan pembelian atau redistribusi stok berawal dari gambaran menyeluruh. Dengan melihat kategori dan supplier pada baris yang sama, Anda bisa segera mengelompokkan mana yang harus diprioritaskan untuk dipesan dan ke siapa harus menghubungi. Kolom “Tgl Stock Kosong” memberi konteks tambahan: item yang “sering kosong” bisa diatur ulang minimal stock di proses Anda.
Cuplikan berikut memperlihatkan tabel “Data Stok” lengkap dengan kolom-kolomnya, tombol Alat Bantu dan Export di kanan atas, serta navigasi halaman di bawah.

Cari item tertentu dalam hitungan detik
Pada bagian atas tabel tersedia kolom pencarian dengan placeholder “Ketik untuk mencari ...”, dilengkapi tombol Filter. Anda bisa mengetik kode atau nama item untuk memfokuskan daftar. Saat stok Anda sangat banyak, fungsi ini menjadi cara tercepat menemukan barang tertentu tanpa menggulir panjang. Tersedia pula tombol Refresh dan Reload untuk menyegarkan tampilan saat data baru saja diperbarui oleh tim lain.
Manfaat praktisnya: tenaga admin, purchasing, maupun kepala toko tidak lagi membuang waktu mencari manual baris demi baris. Misalnya, Anda mengetik “BRG-001”, lalu daftar langsung menyempit ke item yang relevan. Hasilnya, komunikasi dengan supplier serta keputusan pemindahan stok menjadi lebih cepat karena semua orang melihat baris yang sama di layar.
Contoh berikut menunjukkan setelah Anda mengetik “BRG-001” pada kolom pencarian, daftar menyaring item terkait dan tombol Filter, Refresh, Reload terlihat di bar atas.

Memantau tanggal pembelian terakhir dan kapan stok pernah kosong
Dua kolom waktu yang tampak jelas adalah “Tgl Pembelian” dan “Tgl Stock Kosong”. Tgl Pembelian membantu Anda mengingat seberapa baru stok yang ada saat ini, sementara Tgl Stock Kosong memberi sinyal historis kapan barang sempat habis. Kombinasi ini sangat berguna untuk pembelian berkala: jika stok sering kosong di tanggal-tanggal berdekatan, Anda bisa mengajukan penyesuaian frekuensi restock atau jumlah pembelian.
Bagi bisnis ritel dan distributor, informasi sederhana ini mencegah kehilangan penjualan. Ketika Anda melihat sebuah item dengan Tgl Stock Kosong yang baru-baru ini terjadi, Anda bisa memeriksa kembali penjualan produk tersebut atau menghubungi supplier agar tidak terjadi kekosongan berulang. Semua itu dilakukan tanpa perlu laporan terpisah—cukup dari satu tabel.
Melihat stok per unit dan per kondisi operasional
Selain Total Stok, tabel menampilkan kolom Refurbish, Reject, Pending, dan Utama. Kolom-kolom ini membantu Anda membedakan stok berdasarkan kondisi yang berjalan di operasional, sehingga barang siap jual tidak tercampur dengan barang yang sedang proses atau tidak layak jual. Unit (seperti PCS atau ROLL) juga terlihat jelas sehingga tidak ada salah hitung ketika membandingkan antar item.
Bagi tim gudang, pemisahan kolom seperti ini berguna untuk prioritas: barang di kolom Utama dapat diarahkan ke penjualan, sementara yang berada di kolom lain ditangani sesuai prosedur internal Anda. Dengan melihat semuanya dalam satu tabel, keputusan menjadi faktual, bukan perkiraan.
Kelola data besar dengan paginasi dan indikator total data
Jika item Anda ribuan, halaman Stok tetap ringan digunakan berkat paginasi. Di bagian bawah tabel tercantum keterangan jumlah data yang ditampilkan di halaman saat ini dan total data keseluruhan (misalnya “Menampilkan 1 - 20 dari 6528 data”), beserta navigasi halaman bernomor dan opsi “Ke Page” untuk lompat cepat. Di bagian atas, tersedia dropdown jumlah baris per halaman (misal 20) untuk menyesuaikan kenyamanan membaca.
Implikasinya untuk bisnis: Anda tidak perlu memecah file atau membuat beberapa laporan terpisah hanya karena jumlah barang banyak. Cukup atur jumlah baris per halaman dan gunakan pencarian bila ingin fokus ke subset tertentu.
Ekspor daftar stok dan gunakan alat bantu lanjutan
Di kanan atas layar terlihat tombol Export. Dengan sekali klik, Anda dapat mengunduh daftar stok untuk didistribusikan ke tim purchasing, dikirim ke pimpinan, atau disisipkan dalam dokumen kerja internal. Ketika perlu kolaborasi lintas divisi, tombol Export menghemat waktu dibanding menyalin data manual dari layar.
Di sampingnya ada menu Alat Bantu. Menu ini disediakan untuk mempermudah pekerjaan terkait stok langsung dari halaman yang sama. Lalu, pada setiap baris ada kolom Aksi (ikon biru) untuk melakukan tindakan terkait item tersebut tanpa harus keluar dari daftar. Semua ini memusatkan pekerjaan harian Anda di satu tempat.
Bagaimana Alurnya di Marlin
- Buka modul Persediaan lalu pilih menu Stok Barang. Anda akan langsung melihat tabel Data Stok dengan kolom-kolom yang disebutkan di atas.
- Atur jumlah baris yang ingin ditampilkan per halaman melalui dropdown di kiri atas tabel, agar nyaman dibaca sesuai layar perangkat Anda.
- Gunakan kolom pencarian bertuliskan “Ketik untuk mencari ...” untuk menemukan item tertentu; masukkan kode atau nama barang, lalu gunakan tombol Filter bila diperlukan untuk menerapkan penyaringan.
- Periksa informasi penting per baris: Item, Kategori, Supplier, Tgl Pembelian, Tgl Stock Kosong, Unit, Total Stok, dan kolom per-kondisi (Refurbish, Reject, Pending, Utama).
- Jika Anda baru saja melakukan pembaruan melalui tim lain, klik Refresh atau Reload untuk menyegarkan tampilan sehingga angka yang terlihat adalah yang paling terkini.
- Gunakan navigasi halaman di bagian bawah (termasuk tombol angka dan “Ke Page”) untuk berpindah cepat saat jumlah item banyak. Indikator seperti “Menampilkan 1 - 20 dari ... data” membantu Anda tahu posisi saat ini.
- Ketika pekerjaan menuntut kolaborasi, klik Export untuk mengunduh daftar stok dan bagikan ke pihak terkait (purchasing, kepala gudang, supervisor toko).
- Setiap kali Anda mencatat perubahan stok melalui fitur lain di modul Persediaan—seperti Stok Masuk, Stok Keluar, Mutasi Stok, atau Stok Opname—angka pada halaman Stok ini akan merefleksikan perubahan tersebut, sehingga halaman ini berfungsi sebagai ringkasan terkini.
Terhubung dengan Bagian Lain
- Kartu Stok: melihat pergerakan detail per item dari waktu ke waktu untuk menelusuri asal perubahan angka di halaman Stok.
- Stok Opname: melakukan penyesuaian hasil hitung fisik; setelah selesai, angka di halaman Stok akan mengikuti hasil opname.
- Mutasi Stok: memindahkan stok antar lokasi/gudang; gunakan ini saat perlu redistribusi, lalu pantau angkanya di halaman Stok.
- Stok Masuk: menambahkan stok secara terkontrol (misalnya setelah penerimaan); hasilnya akan menambah jumlah pada item terkait di daftar Stok.
- Stok Keluar: mencatat pengurangan stok selain penjualan; perubahan tercermin pada kolom jumlah di halaman Stok.
- Stok Rusak: memisahkan barang tidak layak jual agar tidak tercampur dengan stok siap jual; kolom kondisi membantu memantaunya.
- Kirim Ke Produksi: untuk bisnis manufaktur, alokasikan bahan baku ke proses; stok bahan akan berkurang sesuai alokasi dan terlihat pada ringkasan Stok.
Contoh Situasi
Skenario 1: Toko retail alat pancing
Sebelum: Setiap awal minggu, Anda bertanya ke staf gudang mana saja yang hampir habis. Mereka mengecek rak, mengirim foto, lalu Anda menebak-nebak jumlah pesanan. Akibatnya, beberapa kali pelanggan mencari spesifikasi tertentu dan harus menunggu restock.
Sesudah: Anda membuka halaman Stok, mengetik kode yang biasa dipakai di toko (contoh: “BRG-001”) untuk melihat baris terkait. Kolom Tgl Stock Kosong menunjukkan bahwa item tersebut sempat kosong baru-baru ini, sementara Tgl Pembelian masih cukup lama. Anda klik Export dan mengirim file ke tim purchasing. Dengan data yang sama, mereka langsung menghubungi supplier yang terlihat di kolom Supplier dan menetapkan jumlah pembelian (misalnya 30 PCS) tanpa menunggu cek fisik lagi.
Skenario 2: Distributor dengan ribuan SKU
Sebelum: Tim Anda mengandalkan laporan manual yang dibuat mingguan. Saat ada permintaan besar mendadak, butuh waktu untuk mengonfirmasi stok aktual per barang. Beberapa pelanggan akhirnya mendapat jawaban terlambat.
Sesudah: Setiap staf memiliki akses ke halaman Stok. Admin mengetik kata kunci kategori untuk menyaring daftar, lalu menelusuri halaman menggunakan paginasi (misalnya melompat dari halaman 1 ke 120 lewat “Ke Page”). Mereka fokus pada kolom Total Stok dan Unit untuk memastikan ketersediaan, sambil melihat Tgl Pembelian guna memastikan batch terbaru. Daftar hasil bisa diekspor dan dikirim ke tim sales sebagai acuan penawaran, sehingga penentuan komitmen pengiriman bisa dilakukan lebih cepat.
Tips agar Hasilnya Maksimal
- Gunakan kode item yang konsisten dan unik; pencarian menjadi sangat cepat ketika semua tim sepakat format kode (contoh: BRG-001, BRG-002).
- Pastikan data Supplier dan Kategori terisi pada setiap item, agar penyaringan dan diskusi pembelian berjalan lancar.
- Cek kolom Tgl Stock Kosong secara berkala; jadikan ini sinyal awal untuk meninjau minimal stock dan kecepatan restock.
- Manfaatkan kolom kondisi (Refurbish, Reject, Pending, Utama) untuk memisahkan stok siap jual dan yang perlu tindak lanjut, sehingga penjualan tidak tersendat.
- Sebelum rapat pembelian atau perencanaan pengiriman, klik Refresh/Reload lalu Export agar semua pihak bekerja dengan data terbaru yang sama.
- Atur jumlah baris per halaman sesuai kebutuhan (misalnya 20/50/100) saat melakukan review massal agar navigasi tetap nyaman.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah saya bisa mencari berdasarkan kode item?
Bisa. Di kolom pencarian “Ketik untuk mencari ...”, masukkan kode atau nama barang. Contohnya, ketika Anda mengetik “BRG-001”, daftar menyaring ke item terkait sehingga lebih cepat ditemukan.
Apa fungsi kolom “Tgl Stock Kosong”?
Kolom ini menampilkan kapan stok suatu item sempat kosong. Informasi ini membantu Anda mengidentifikasi barang yang sering habis dan merencanakan restock dengan lebih baik.
Apakah data stok bisa diekspor?
Bisa. Tersedia tombol Export di kanan atas halaman Stok untuk mengunduh daftar dan membagikannya ke tim lain ketika diperlukan.
Bagaimana jika stok saya ribuan item—apakah tetap mudah ditinjau?
Ya. Halaman Stok memiliki paginasi dengan indikator jumlah data (misalnya “Menampilkan 1 - 20 dari 6528 data”), navigasi halaman bernomor, opsi “Ke Page”, serta kolom pencarian/Filter untuk fokus pada subset tertentu.
Apakah halaman ini menampilkan stok per gudang?
Di tabel Anda akan melihat kolom Utama yang menunjukkan kuantitas pada lokasi utama. Untuk pengelolaan antar gudang dan perpindahan stok, gunakan fitur terkait di modul Persediaan seperti Mutasi Stok dan menu lain yang terhubung; setelah transaksi dicatat, ringkasannya terlihat pada halaman Stok.
Siap melihat stok Anda dalam satu layar yang jelas? Coba fitur Stok di Marlin dan rasakan kemudahan mengambil keputusan harian dengan data yang selalu rapi.




















