Jam 5 sore, etalase lagi ramai. Isotonik favorit pelanggan ludes. Supplier Anda biasanya kirim 3 hari, tapi kadang ngaret sampai 5 hari. Pelanggan kecewa, Anda kehilangan penjualan 3–4 hari. Minggu lalu kebalikannya: kopi sachet menumpuk karena kebanyakan pesan, modal nyangkut. Sakitnya di situ.
Kabar baiknya, masalah ini bisa dibereskan cepat. Cukup siapkan angka penjualan 30 hari terakhir dan catat lead time supplier. Kita tetapkan Reorder Point (ROP) dan Safety Stock yang praktis. Tanpa rumus yang bikin pusing. Targetnya: restock tepat waktu, stok aman, modal nggak kebanjiran.
Kalau belum rapi? Buka catatan kasir/WhatsApp order, dan tulis cepat di Google Sheet: SKU, total 30 hari, max harian, lead time rata-rata, lead time terlama, MOQ.
Kita pakai cara “3 angka”, gampang dicek manual:
Contoh nyata – Isotonik 250 ml
• Rata-rata harian: 180 / 30 = 6 botol.
• Kebutuhan selama lead time: 6 × 3 hari = 18 botol.
• Safety Stock: [6 × (5–3)] + (12–6) = 12 + 6 = 18 botol.
• ROP = 18 + 18 = 36 botol. Artinya, begitu stok turun ke 36, Anda harus mulai order.
Contoh kedua – Kopi sachet
• Total 30 hari: 300 sachet → 10/hari. Max harian: 18. Lead time: rata-rata 2 hari, terlama 4 hari.
• Kebutuhan selama lead time: 10 × 2 = 20.
• Safety Stock: [10 × (4–2)] + (18–10) = 20 + 8 = 28.
• ROP = 20 + 28 = 48 sachet.
Tips cepat: Kalau benar-benar mepet waktu, ambil patokan safety stock minimal = 1 hari penjualan puncak (mis. 12 botol), lalu revisi minggu depan pakai perhitungan di atas.
Contoh Isotonik
• Target stok: 6 × (3 + 7) + 18 = 6 × 10 + 18 = 78 botol.
• Stok saat ini: 40 → Butuh 38 → pembulatan ke karton 24 → order 48 botol (2 karton).
Contoh Kopi
• Target stok: 10 × (2 + 7) + 28 = 10 × 9 + 28 = 118.
• Stok saat ini: 55 → Butuh 63 → MOQ 50/pack 50 → order 100 (2 pack 50). Jika rak hanya muat 1 pack, batasi ke 50 dan revisi target minggu depan.
Catatan: Selalu cek kapasitas rak/gudang. Kalau target melebihi ruang, turunkan buffer 7 hari jadi 3–5 hari untuk SKU bulky.
Prinsipnya: jangan ubah rumus, cukup kalibrasi rata-rata harian dan buffer sesuai kenyataan lapangan.
Angka sudah siap. Sekarang biar sistem yang jaga-jaga.
Jadwalkan review 30 menit tiap minggu: cek 10 SKU terlaris, perbarui rata-rata harian dan lead time kalau ada perubahan. Biasanya 2–3 penyesuaian kecil sudah cukup menjaga akurasi.
Begitu ROP dan Safety Stock Anda rapi, ritme toko langsung kerasa: kasir jarang bilang “habis, Bu”, dan gudang nggak sesak barang salah beli. Marlin membantu mengeksekusi bagian remehnya—dari alert minimum stok, saran pembelian yang sudah otomatis menyesuaikan MOQ/kemasan, sampai konsolidasi PO per supplier. Anda tetap pegang kendali di keputusan akhir, tapi tanpa harus mantengin rak tiap jam. Enak kan kerja kalau sistem yang jaga?