Saya ingin belanja ke supplier dari PO sampai jadi hutang. Apa yang harus saya lakukan di menu Pembe
Studi Kasus
Saya biasa memesan barang ke supplier dulu (PO), lalu saat barang datang saya buat pembelian dan otomatis tercatat hutangnya. Kalau ada barang rusak, saya ingin retur dan nilai hutangnya berkurang. Di Marlin, bagaimana menjalankan alur lengkap itu dari halaman Pembelian?
Bagaimana Marlin Menjawabnya
Marlin memecah alur belanja menjadi empat dokumen yang saling terhubung: PO Supplier (pesan barang), Pembelian (terima barang dan tagihan), Retur Pembelian (koreksi/pengembalian), dan Hutang Usaha (saldo yang belum dibayar). Saat Anda mencatat Pembelian secara kredit, Marlin otomatis membuat catatan Hutang Usaha sesuai grand total dan tanggal jatuh tempo. Jika ada Retur Pembelian, saldo hutang berkurang otomatis. Anda bisa memulai dari PO Supplier terlebih dulu, atau langsung dari Pembelian dan mengaitkannya ke PO melalui kolom Pesanan Pemasok pada form Pembelian.
Prasyarat
- Hak akses ke fitur: PO Supplier, Pembelian, Retur Pembelian, dan Hutang Usaha.
- Data dasar tersedia: daftar Supplier, produk/satuan, dan gudang.
- Jika menggunakan pajak (PPN), pastikan tarif pajak sudah diaktifkan di pengaturan pajak.
- Modul Keuangan aktif agar saldo Hutang Usaha dan jatuh tempo tampil di laporan.
Tentang Halaman Ini
Halaman Pembelian menampilkan daftar semua transaksi pembelian Anda dan menjadi titik awal untuk membuat dokumen baru. Dari sini Anda bisa menambah pembelian (atau memulai draft pemesanan yang nantinya dikaitkan sebagai PO), melihat status transaksi, membuka detail, serta memfilter data untuk evaluasi dan tindak lanjut pembayaran.

Tombol & Aksi di Halaman Ini
- Breadcrumb Dashboard > Pembelian: kembali ke Dashboard atau tetap di daftar Pembelian.
- Dropdown jumlah baris (mis. 20): atur berapa data yang ditampilkan per halaman.
- Kolom pencarian "Ketik untuk mencari..." + ikon kaca pembesar: cari transaksi berdasarkan kata kunci.
- Tombol Filter: buka penyaringan lanjutan (mis. berdasarkan tanggal, pemasok, status).
- Tombol Alat Bantu: membuka menu alat bantu terkait daftar ini (mis. utilitas umum halaman).
- Tombol Tampilan Data: atur cara/kolom data ditampilkan di tabel.
- Tombol + Tambah: membuat dokumen pembelian baru (form input terbuka).
- Checkbox di header dan tiap baris: pilih satu/semua transaksi untuk aksi massal.
- Kolom Kode (mis. PG-0390): buka detail transaksi pembelian tersebut.
- Kolom Status (badge Selesai): indikator status transaksi.
- Tombol Aksi pada tiap baris: akses tindakan untuk transaksi terpilih (mis. lihat, cetak, dll.).
- Paginasi (1, 2, 3, ...), input Ke Page: pindah ke halaman data tertentu.
- Tombol/gelembung Butuh bantuan? (pojok kanan bawah): hubungi tim bantuan via chat.
Langkah-Langkah
- Pahami alur: buat PO ke supplier, lanjutkan menjadi Pembelian saat barang diterima, jika perlu buat Retur Pembelian, lalu pantau saldo di Hutang Usaha. Pastikan Anda memiliki hak akses ke keempat fitur ini.
Memberi konteks end-to-end sebelum membuat dokumen agar langkah berikutnya jelas. - Klik tombol Tambah untuk mulai membuat PO Supplier baru.
Memulai draft PO adalah titik awal alur pembelian ke supplier.
Hasil langkah #2 - Isi field Supplier dengan nama pemasok contoh, misalnya PT Sumber Jaya.
Mengaitkan PO ke supplier adalah syarat utama sebelum menambahkan item. - Tambahkan 1–2 produk beserta Qty dan harga di detail PO; cek pajak dan gudang bila tersedia. Biarkan sebagai draft—jangan simpan.
Detail item, jumlah, dan harga membentuk nilai PO yang akan diteruskan ke pembelian. - Lanjutkan alur: setelah PO disetujui di sistem Anda, konversi menjadi Pembelian saat barang datang; jika ada pengembalian, buat Retur Pembelian dari transaksi terkait; lalu tinjau saldo dan jatuh tempo di tab/daftar Hutang Usaha dengan memfilter berdasarkan Supplier.
Menutup siklus pembelian dari pemesanan, penerimaan, koreksi (retur), hingga kontrol kewajiban (AP).
Hasil yang Diharapkan
Anda sudah mengetahui alur lengkap belanja di Marlin dan telah memulai dokumen dari halaman Pembelian. Draft yang Anda buat akan siap dilanjutkan: ketika barang datang, konversi menjadi Pembelian; jika ada retur, buat Retur Pembelian; dan ketika transaksi disimpan sebagai kredit, Hutang Usaha terbentuk otomatis beserta jatuh temponya, sehingga saldo tagihan per supplier bisa dipantau.